LPPL Cilacap Studi Banding ke Slawi

CILACAP – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Bercahaya FM Kabupaten Cilacap, Kamis (23/10) melakukan studi banding ke LPPL Slawi FM Kabupaten Tegal. Dipimpin Ketua Dewan Pengawas, Sukaryanto, mereka “menimba” ilmu baik terkait masalah teknis maupun manajerial.

Kedatangan mereka disambut Kepala Bidang Diseminasi, Informasi, Komunikasi dan Kemitraan Media Drs Heri Supriyadi, Ketua Dewan Pengawas Drs Adi Mardiatno, anggota Dewan Pengawas Drs Nur Muktiadi, Direktur Utama Kusnianto SE SIP, Direktur Umum dan keuangan Abdul Syukur dan jajaran staf, di ruang pertemuan Slawi FM.

“Tujuan utama kami adalah ingin mendapatkan informasi yang berkaitan dengan pembentukan dewan direksi, proses seleksi dewan direksi, kelembagaan dan pembiayaan LPPL di Kabupaten Tegal,” tutur Sukaryanto.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara bergilir oleh Adi Mardiatno dan Heri Supriyadi. Adi, yang juga staf ahli Bupati Tegal Bidamng Hukum, Politik dan Pemertintahan menguraikan secara rinci proses pembentukan jajaran direksi, mulai pengumuman, proses seleksi, sampai penentuan siapa yang lolos. Semua yang dilakukan sesuai apa yang diamanatkan dalam Undang-undang Penyiaran, Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Tegal.

“Proses ini dilakukan secara ketat, untuk menghasilkan jajaran direksi yang profesional. Sebab pada gilirannya, LPPL harus mampu mandiri, tidak semata-mata tergantung pada dana APBD,” papar Adi.

Menyinggung status karyawan, lanjutnya, sebagian besar adalah tenaga harian lepas (THL), yang menginduk pada Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi. Namun jumlahnya cukup banyak, terlalu gemuk untuk sebuah LPPL, pihaknya akan mengembalikan sebagian karyawan THL tersebut ke Dishubkominfo.

Sementara Heri menguraikan lebih detail tentang proses rekrutmen direksi, proses perubahan status dari UPTD menjadi LPPL, sistem penggajian, tarif iklan hingga pengelolaan keuangan. “Untuk jajaran direksi, hendaknya hendaknya harus ada yang memiliki akses ke pemerintah daerah. Ini kaitanya dengan pengajuan anggaran dan mekanisme pencairan anggaran,” ujarnya.

Dikatakan Heri, pembentukan LPPL Slawi FM telah diatur dengan pearuran Daerah Kabupaten tegal Nomor 13 Tahun 2012, sedangkan Petunjuk dan pelaksanaannya mengacu paca Peraturan Bupati tegal Nomor 33 Tahun 2013. Demikian ia menjelaskan.

Acara studi banding diakhiri dengan meninjau peralatan yang dimiliki Slawi FM dengan mendapat penjelasan dari Ari Wibowo. [Skr]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *