Deklarasi Anti Hoax di Polres Cilacap Bershalawat

Diantara dampak negatif dari derasnya arus teknologi adalah maraknya penyeberan berita bohong atao hoax. Arus informasi ini berkembang sangat cepat dan beredar melalui berbagai jejaring media sosial. Dibutuhkan sikap cermat dan bijakasana dari setiap individu untuk menyikapi berbagai informasi yang diterima melalui media sosial. Sebab, hingga kini pemerintah melalui instansi terkait belum mampu menangkal penyebaran berita bohong yang bisa berdampak buruk di masyarakat.

Meski demikian, institusi terkait tetap gencar melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk memerangi berita hoax seperti yang mewarnai kegiatan Polres Cilacap Bershalawat pada Kamis malam kemarin. Acara yang berlangsung di Lapangan Krida Nusantara Jalan Tentara Pelajar itu sempat mendeklarasikan anti berita hoax dan isu SARA menjelang Pilkada Serentak 2018.

Deklarasi berisi tiga poin dibacakan oleh GM Pertamina RU Cilacap – Dadi Sugiana diikuti ribuan jamaah yang memadati lapangan. Tiga poin penting yang dideklrasikan adalah menolak penyebaran berita bohong atau hoax dan isu SARA yang dapat menumbuhkan rasa kebencian, keresahan dan permusuhan antar sesama. Dan deklrasi yang berisi ajakan kepada semua pihak untuk bersatu padu mendukung Polri dalam melawan dan memproses hukum berbagai isu SARA, fitnah dan hoax serta bertekad menyukseskan Pilkada Serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018.

Polres Cilacap Bershalawat menghadirkan Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf dari kota Solo, Kapolda Jawa Tengah – Irjen Polisi Condro Kirono, Bupati Cilacap dan jajaran Forkopimda yang ikut mendeklarasikan anti berita hoax dan dua poin lainnya. Acara juga dihadiri para tokoh agama dan ribuan umat Islam yang datang dari berbagai penjuru Cilacap bahkan luar daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *