WASPADAI SERANGAN HAMA TERHADAP TARGET SWASEMBADA KEDELAI

 Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menargetkan swasembada untuk komoditi kedelai pada tahun 2018. Hal ini pun lebih cepat dua tahun jika dibandingkan dengan target yang sebelumnya ditargetkan yakni pada tahun 2020Namun disisi lain, serangan 4 hama Utama pada tanaman Kedelai tetap harus diwaspadai.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Soekardjo Gatot Irianto mengatakan sebagai langkah awal pihaknya akan melakukan penambahan areal tanam yang luasnya mencapai 2 juta hektare (ha). Bahkan, pihaknya sudah lebih dahulu melakukan upaya ini sejak bulan Oktober 2017 lalu.Kementerian Pertanian menggelar gerakan tanam kedelai serentak di 20 provinsi. Pada 2018, ditargetkan Indonesia sudah swasembada kedelai.

Dalam mendukung upaya tersebut Provinsi Jawa Tengah mendapat alokasi tanam kedelai seluas 200.000 ha. Sasaran tanam terluas di Kabupaten Grobogan 100.000 ha dan kedua terluas di Kabupaten Cilacap 20.000 ha, realisasi tanam sampai bulan April seluas 274 ha.

Penggunaan varietas yang tepat dapat meningkatkan hasil produksi, potensi besar varietas Grobogan dengan keunggulan usia tanaman yang pendek 76 hari, berat biji kedelai 18 gram per 100 biji dan rata rata produksi 3,4 ton hektar.
Untuk mencapai sasaran tersebut, OPT merupakan salah satu risiko dalam upaya peningkatan produksi kedelai. Sejak tumbuh hingga menjelang panen , tanaman kedelai tidak luput dari ancaman serangan OPT, diantaranya Lalat bibit, perusak daum, perusak polong kedelai dan penyakit.

Kasi Informasi dan Doku,emtasi pada BBPOPT Jatisari Karawang pada Dialog Bercahaya Mbangun Desa Radio Bercahaya FM Cilacap, Kamis malam 3 Mei 2018 menyatajan, banyaknya serangan OPT pada tanaman kedelai, kehilangan hasil bisa mencapai 80 %, bahkan bisa mengakibatkan puso. Pengetahuan tentang bioekologi dan gejala serangan OPT sangat diperlukan untuk pengelolaan OPT secara cepat dan tepat.

Sementara itu Pengendali OPT pada BBPOPT Yadi Kusmayadi mengakui., sedikitmya terdapat 4 kelompok besar hama pada tanaman kedelai, mulai dari 1. Hama yang menyerang di tanaman muda yaitu :Lalat bibit kacang (Ophiomia phaseoli), Lalat batang kacang (Melanagromyza sojae), Lalat pucuk (Melanagromyza dolichostigma). 2. Hama perusak daun :Penggulung daun (Lamprosema indicata), Kutu kebul (Bemisia tabaci), Kumbang daun kedelai (Phaedonia inclusa), Ulat grayak (Spodoptera litura), Ulat jengkal (Plusia chalsites), pemakan daun dan perusak polong (Heliotis armigera), hama Perusak polong : Penggerek polong (Etiella zinckenella), Pemakan polong (Helicoverpa armigera) dan pengisap polong : Kepik hijau (Nezara viridula), Kepik polong (Riptortus linearis),

Koordinator Pengendali OPT Kabupaten Cilacap, Ratin optimis, melalui gerakan tanam kedelai dan upaya teknis usaha tani kedalai dapat terwujud target penanaman seluas 20 ribu hektar di wilayah Cilacap

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *