KPID DAN LEMBAGA PENYIARAN SE JATENG DEKLARASIKAN ANTI HOAX

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah-KPID Jawa Tengah bersama Lembaga Penyiaran se Jawa Tengah mendeklarasikan Gerakan Melawan Hoax, guna membetengi diri dan melawan munculnya informasi dan berita yang tidak benar serta cenderung merusak.

Selain memberikan sedikitnya 17 penghargaan terbaik kepada Lembaga Penyiaran Televisi dan Radio se Jawa Tengah, sesuai katagori yang diperlombakan, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah-KPID Jawa Tengah pada ajang Anugerah Penyiaran Jawa Tengah 2018 menggelorakan semangat untuk memerangi informasi dan berita hoax yang berseliweran di media sosial berbazis internet. Deklarasi Gerakan anti Hoax yang dicanangkan bersama Lembaga Penyiaran se Jawa Tengah ini menjadi momentum untuk menumbuhkan masyarakat yang melek media. Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah-KPID Jawa Tengah, Budi Setyo Purnomo kepada Bercahaya FM mengakui, KPID tidak dapayt berjalan sendiri melawan Hoax, tanpa dukungan sekitar 350 radio dan 10 televisi yang ada di Jawa Tengah.

Menurut Budi Setyo Purnomo, tidak kalah pentingnya peran Lembaga Penyiatran Publik Lokal-LPPL yang secara bentuk kelembagaan dan badan huklumnya masih beragam. Pengelolaan sebagian LPPL dipandang disejumlah daerah belum maksimal.

Namun Budi Setyo Purnomo menjelaskan, dukungan pemerintah daerah harus hadir dalam turut mengembangkan LPPL , meski dalam penyelenggaraan siarannya LPPL tidak dapat lagi sebagai corong pemerintah, melaikan sebagai sarana memenuhi azas keterbukaan publik dalam membentuk menjadikan masyarakat yang informatif. (4ng2id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *