Tri Suci Waisak Mometum Perkokoh Kesatuan Bangsa

Hari ini Selasa 29 Mei 2018, Umat Budha merayakan Waisak 2562 BE – Buddhist Era. Hari raya Waisak dalam kalender Buddhis biasanya jatuh pada bulan Mei menurut kalender Masehi. Namun terkadang Hari Waisak ini juga bisa jatuh pada bulan April atau awal bulan Juni.

Dalam kalangan Umat Buddha, Hari Raya Waisak sering disebut dengan Trisuci Waisak. Karena berkaitan dengan tiga peristiwa dalam perjalanan Sidharta Gautama. Demikian disampaikan Kepala Vihara Nusa Dharma Cilacap, Bihikkhu Jagaro Mahathera kepada Bercahaya FM Selasa pagi.

Menurutnya serangkaian peringatan Trisuci Waisak di Vihara Nusa Dharma nantinya akan dilakukan mulai jam 7 malam dengan diawali sejumlah prosesi keagamaan.

Perayaan Trisuci Waisak yang tahun ini bersamaan dengan Ramadan, dinilai menjadi momen besar bagi dua agama masyarakat Indonesia ini. Menurut Bikikkhu, sebuah harapan besar pada meningkatnya rasa dan sikap toleransi antar agama. Terlebih saat ini, Indonesia baru dikoyak aksi teroris yang menyerang rumah ibadah.

Bhikkhu Jagaro mengungkapkan, pada momen Waisak tahun ini, bukan hanya umat Budha yang mengharapkan kedamaian, tapi seluruh elemen bangsa memiliki harapan serupa untuk saling damai dan mempererat tali persaudaraan.

Dari kondisi yang ada, peringatan umat Budha Indonesia tidak terkecuali di Cilacap mengangkat tema tentang Berpikir, Berucap dan Bertindak Baik yang bertujuan untuk memperkokoh kesatuan Nusa dan Bangsa.

Bhikkhu Jagaro berharap dengan mengusung tema tersebut nantinya dapat membentuk keindahan toleransi dalam beragama di Cilacap. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *