HIV/AIDS Meningkat, PMI Jamin Darah Steril

Kasus HIV/AIDS di Cilacap setiap tahnunya semakin meningkat. Tercatat tahun 2016, ada 173 orang yang diklaim positif menderita HIV/AIDS dari sekitar 30 ribu orang yang menjalani pemeriksaan. Dan dari 173 positif HIV/AIDS tersebut, 19 orang diantaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

Sementara 2017, sebanyak 213 orang dinyatakan positif HIV/AIDS dan 25 orang diantaranya meninggal dunia. Jumlah ini berasal dari sekitar 42 ribu orang yang menjalani pemeriksaan. Kasus yang ada diperkirakan masih bertambah, karena kasus ini yang seperti fenomena gunung es. Artinya, akan semakin banyak ditemukan jika dilakukan pencarian.

Diantara kegiatan yang dituding beresiko terhadap HIV/AIDS adalah donor darah. Banyak orang yang akhirnya merasa takut baik untuk kegiatan kemanusiaan tersebut maupun menggunakan darah hasil dari donor di pihak PMI.

Terhadap hal ini, PMI Cilacap bahkan menjamin darah yang diperoleh dari kegiatan donor darah dalam kondisi steril dari penyakit HIV/AIDS. Terlebih saat ini PMI telah menggunakan teknologi mutahir bernama Klia, yang diklaim akan secara otomatis mendeteksi penyakit dalam sampel darah yang diambil dari pendonor. Demikian dikatakan Kepala Pelaksana Unit Transfusi Darah PMI Cilacap – Sony Kristianto pada kegiatan donor darah bersama di Jalan S.Parman Kamis (26/7) pagi.

“Tiga tahun terahir ini PMI Cilacap telah meningkatkan sistem sterilisasi melalui beberapa hal, diantaranya sistem pendataan, metode maupun alat yang digunakan. Sehingga proses screening menjadi jauh lebih baik dan modern” ungkapnya.

Kembali menurut Sony, selain meningkatkan akurasi hasil laborat, teknologi Klia juga dinilai mempermudah kerja para petugas saat melakukan pengecekan pada proses screning. Sedangkan untuk menghindari terjangkitnya penyakit, barang yang digunakan seperti alkohol dan jarum dalam pelaksanaanya hanya diperuntukan sekali pakai. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *