Data statistik OPD harus mengacu pada standar BPS

Penyelenggaraan urusan pemerintahan maupun kegiatan masyarakat dan swasta, tifdak dapat terlepas dari kelengkapan data, baik dalam jumlah, ragam dan kualitasnya. Untuk menghindari munculnya ketidak sesuaian data, diperlukan upaya kegiatan statistik atau pendataan yang mengacu pada definisi dan standar yang ditertapkan Badan Pusat Statistik. 

Kebutuhan data statistik dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan dinilai semakin penting dalam mendukung implementasi dan realisasi kegiatan di lapangan. Karenanya diperlukan pemahaman bersama seluruh komponen masyarakat, baik pemerintah, swasta dan masyarakat, agar tidak didapat selisih atau perbedaan data tertentu yang diperlukan dalam pembangunan. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wasi Ariyanto, ketika membuka Seminar Sehari Data Tingkatkan Prestasi Bangsa Memperingati HUT Statistik Tahun 2018.  mewakili Sekreratis Daerah-Sekda Kabupaten Cilacap Selasa pagi di Dafam Hotel meminta,  agar masyarakat selaku responden hendaknya dapat mengisi dan menjawab pertanyaan sesuai kondisi nyata di masyarakat, sedangkan kepada Organisasi Perangkat daerah – OPD di jajaran pemerintah Kabupaten Cilacap yang diberikan kewenangan untuk melakukan kegiatan statisitk seharusnya tetap mengacu pada konsep dan standar BPS.

Sesuai amanat Undang-Undang, Badan Pusat Statistik mendapat mandat untuk melaksanakan kegiatan pendataan dalam menyediakan data standar. Sedangkan data sektoral dapat dihimpun sendiri oleh instansi teknis pemerintahan dan data khusus oleh pihak swasta . Untuk memadu-serasikan hasil ketiga data tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik-BPS Toto Desanto menjawab pertanyaan Bercahaya FM mengakui, pihaknya diamanatkan untuk melakukan pembinaan terhadap kegiatan pendataan sektoral oleh organisasi pemerintahan maupun pendataan khusus oleh pihak swasta.

Kepala Badan Pusat Statistik-BPS Toto Desanto mengakui, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika-Diskominfo Kabupaten Cilacap, dalam Penyusunan Indikator Pembangunan dengan mengundang petugas OPD dan unsur Kecamatan. Ke depan direncanakan  akan digulirkan kegiatan pembinaan semacan Coaching Clinic bagi OPD. (ang2id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *