Tekan Inflasi, Bupati Cilacap Launcing Toko TPID

Kendati Kabupaten Cilacap dikenal sebagai lumbung beras Jateng, dengan banyaknya surplus beras sebesar 300 ribu ton pertahunya. Namun ternyata, disisi lain komoditi tersebut justru menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Cilacap sepanjang tahun 2018. Terlebih sempat membuat Kabupaten Cilacap menyandang peringkat 2 Inflasi tertinggi se Jateng pada bulan November lalu.

Hal tersebut membuat Pemkab Cilacap bersama Bank Indonesia Cabang Purwokerto berupaya menekan laju inflasi di berbagai pasar tradisional di Cilacap. Salah satunya dengan melauncing Toko TPID di Pasar Sidodadi Cilacap, Senin pagi tadi.

Disela launcing Toko TPID, Bupati Cilacap, Tato Suwarto Pamuji mengatakan, kondisi inflasi akibat tingginya harga beras yang terjadi di wilayah Cilacap, diklaim perlu ditindaklanjuti dengan pengendalian harga secara tepat. Salah satunya dengan menyuplai produk lokal beras bersubsidi seperti yang terdapat pada Toko TPID di pasar tradisional.

“Kita bekerjasama dengan BI cabang Purwokerto untuk menstabilkan harga beras, dengan memberi subsidi agar harga pangan tidak melonjak. Untuk kali ini merupakan role model sehingga apabila sukses kedepanya harus dicoba pada jenis komoditi lain selain beras,”ungkapnya.

Sementara menurut perwakilan Bank Indonesia Cabang Purwokerto, Agus Chusaini, jenis beras yang ditawarkan pada toko TPID merupakan jenis layak untuk dikonsumsi. Dengan alokasi 100 ton beras tiap bulanya. Jenis beras yang dimaksud salah satunya adalah, IR C4 yang dibandrol sekitar Sembilan ribu Lima ratus rupiah perkilogramnya.
Lebih lanjut dalam program Toko TPID tersebut, turut melibatkan peranan seluruh gapoktan di Cilacap.

“Ada 3 pasar, yaitu Pasar gede , Sidodadi , dan Tanjungsari. Hampir semua toko yang menjual beras diusahakan menjual beras dari TPID, dengan alokasi 100 ton perbulannya. Kalo bisa tidak habis tapi harga terkenali dan kita lihat juga kedepanya efektifitasnya,” ujarnya.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *