61 Bajaj Siap Mengaspal di Kroya

Sebanyak 61 unit bajaj dalam waktu dekat bakal beroperasi di wilayah eks Distrik Kroya. Pengoperasioannya terbagi menjadi dua zona yakni kawasan perkotaan dan pemukiman penduduk serta zona kawasan obyek wisata, seperti Pantai Ketapang Indah, Widarapayung, dan Wagir Indah. Selanjutnya, bajaj di eks Distrik Kroya akan memiliki lima titik pangkalan, yaitu di Pasar Danasri, Air mancur, Ngasem, Stasiun dan Pasar Induk Kroya.

Berdasarkan hasil kajian Dinas Perhubungan Cilacap, pengoperasian bajaj di Kroya akan dilakukan bertahap dengan masa uji coba sebalam enam bulan. Tahap pertama hanya dioperasikan sekitar 20 bajaj, dan menyusul tahap berikutnya hingga mencapai sekitar 61 unit. Demikian disampaikan Kepala Dishub Cilacap melalui Kasi angkutan tidak dalam trayek – Tri Haryanto diruang kerjanya, Rabu (23/01/19).

“Dalam analisa ada dua zona, nantinya dalam praktek zona satu dan dua disatukan yaitu dari jalan Bhayangkara – Lettu Suprapto – Ampas Waras – Cendrawasih – Kepodang – Jeruk Manis – Mangga – Samiaji sampai nanti kembali ke jalan Bhayangkara. Dan itu bentuknya lingkaran tidak terputus, selain itu beroprasi didaerah obyek wisata pantai Ketapang Indah, Widarapayung, dan Wagir Indah,” jelasnya.

Tri Haryanto menambahkan, kedepanya bakal disediakan rambu – rambu batas operasi bajaj agar tidak terjadi pelanggaran wilayah operasi yang dinilai dapat menimbulkan konflik sesama angkutan resmi lainya.

” Rambu – rambu batas yang telah ditentukan lokasinya, nantinya diharapkan menjadi pencegahan bentuk pelanggaran operasi bajaj tersebut, sementara untuk penentuan tarifnya masih menunggu hasil kesepakatan”, ungkapnya.

Tri Haryanto berharap, keberadaan sarana transportasi bajaj ini semakin menambah fasiltitas pelayanan publik di masyarakat Cilacap. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *