Dipanggil Bawaslu Bupati Bantah Gunakan Aset Negara

Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji pada Rabu siang kemarin memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Cilacap. Bupati dimintai klarifikasi terkait adanya laporan 31 kepala daerah di Jateng yang diduga mendeklarasikan dukungan kepada Capres petahana, Joko Widodo. Selama sekitar dua jam di gedung Bawaslu Cilacap, bupati dicecar dengan 22 pertanyaan.

Usai klarifikasi ini Bupati Tato Suwarto Pamuji mengatakan, kehadirannya di Hotel Alila, Solo pada tanggal 26 Januari lalu sebagai pertemuan yang bersifat rutin dan dikemas dengan acara ngopi bareng. Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan bersama Gubernur Ganjar antara lain, situasi pembangunan, kebencanaan dan kondisi keamanan dalam masa politik di daerah.

Terkait dugaan deklarasi dukungan kepada kubu pertahanan, diklaim tidak ada pemaksaan dari Gubernur Jateng. Sebab menurutnya hal tersebut bersifat spontanitas dan secara pribadi dari masing – masing kepala daerah termasuk dirinya.

Lebih lanjut, mengenai adanya dugaan penggunaan aset negara, bupati dengan tegas membantahnya. Sebab pada saat ke lokasi pertemuan di hotel Alila Solo, ia mengaku tidak menggunakan kendaraan dinas namun dengan jasa taksi dari tempat transitnya.

“Saya tau diri oleh karenanya saya tidak mau menggunakan fasilitas negara. Saya transit dan ke tempat pertemuan menggunakan taksi, dan pulang saya dijemput,” ujarnya.

Bupati Tato menambahkan, setelah proses klarifikasi selesai, kedepanya akan kembali fokus menjalankan tupoksinya sebagai Bupati Cilacap, yakni mbangun desa. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *