Antisipasi, Pertamina Gencar Sosialisasikan Penggunaan Elpiji

PT. Pertamina Marketing Operation Region atau MOR 4 wilayah Jateng dan DIY, memastikan tabung LPG aman digunakan. Baik ukuran 3 kilogram, 5,5 kilogram, 12 kilogram dan lainnya. Artinya, tabung tersebut dijamin tidak mudah meledak maupun bocor meskipun LPG itu sendiri merupakan barang mudah terbakar.

Pernyataan ini untuk menepis kekhawatiran dan keraguan masyarakat untuk menggunakan bahan bakar gas tersebut. Oleh karenanya, secara intensif, pihak Pertamina Marketing Operation Region 4 wilayah Jateng dan DIY gencar menggelar sosialisasi. Seperti yang dilakukan Kamis siang tadi dalam acara Sosialisasi LPG Aman untuk warga Kecamatan Maos. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Maos diikuti oleh kalangan ibu rumah tangga, PKK dan perwakilan Karangtaruna.

Senior Supervisor Communication and Relations Pertamina MOR 4 – Arya Yusa Dwi Candra mengatakan, sosialisasi ini untuk memastikan keamanan dan mengingatkan masyarakat sebagai konsumen LPG. Catatannya adalah mengunakan tabung dan regulator yang sesuai Standar Nasional Indonesia. Peserta juga dibekali cara penggunaan tabung elpiji yang aman, seperti meletakan di tempat datar dan ruangan yang memiliki sirkulasi udara cukup. Termasuk mendapat materi untuk mengetahui tanda kebocoran dari sebuang tabung gas elpiji tersebut, sekaligus cara mengantisipasi jika terjadi kebakaran.

Arya menegaskan, sosialisasi ini sebenarnya sebagai tindak lanjut Pertamina untuk memberikan edukasi secara terus menerus kepada masyarakat tentang penggunaan elpiji dengan baik dan benar.

“Kuota elpiji di Cilacap untuk tahun 2018 lalu mencapai 15 juta lebih. Jumlahnya meningkat sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” imbuhnya. (rin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *