ASN Cilacap Harus Bebas Dari Narkoba

Peredaran Narkoba secara Nasional dinilai semakin meningkat. Data yang ada, sejak 2017 hingga 2018 terdapat grafik peningkatan sebesar 2,2 persen. Bahkan belakangan diketahui penyebaranya melibatkan sejumlah oknum ASN di Kabupaten Cilacap. Hal tersebut membuat BNNK Cilacap semakin menggenjot programnya dalam mencegah peredaran Narkoba. Salah satunya dengan menggandeng masyarakat maupun puluhan instansi dan perusahaan di Cilacap.

Usai rapat kerja pemberdayaan masyarakat anti Narkoba dan instansi, disalah satu hotel Cilacap pada Kamis(04/04/19) siang. Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat atau P4GN pada BNNK Cilacap – Parwito mengatakan, tahun 2018 lalu terdapat dua oknum ASN Cilacap yang terbukti menggunakan dan terlibat dalam pengedaran barang haram tersebut.

Sementara dalam perkembanganya, berbagai modus digunakan para pelaku untuk mengedarkan narkoba. BNNK kini mengantisipasinya dengan membentuk relawan dan kader anti Narkoba di berbagai sektor, baik pemerintahan, perusahaan, maupun masyarakat.

“ASN pengguna ada keterlibatan juga ada jumlahnya dua orang, untuk menekan peredaran narkoba di 2019, kegiatan kita macam – macam seperti rapat kerja yang sudah dilaksanakan akan ditindaklanjuti dengan diseluruh instansi sebagai penggiat kita lakukan bimbingan teknis sampai benar – benar memahami bahaya efek penggunaan narkoba dan pencegahanya,” jelasnya.

Parwito berharap, melalui program BNNK Cilacap di tahun 2019, seluruh ASN di Cilacap tidak ada lagi yang bersentuhan dengan Narkoba. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *