Realisasi Kegiatan APBD Menurun

Laju percepatan pembangunan di Kabupaten Cilacap masih menemui berbagai kendala. Hal itu terbukti dengan merosotnya realisasi pelaksanaan kegiatan APBD Cilacap tahun ini yang sampai akhir Maret kemarin hanya mencapai 7,20 persen. Kondisi tersebut dinilai belum mencapai target dan lebih rendah dari realisasi periode yang sama tahun 2018. Hal ini terkuak dalam Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan APBD Kabupaten Cilacap Triwulan pertama tahun Anggaran 2019. Acara berlangsung di Ruang Jalabumi Cilacap, Selasa (23/04/19) pagi tadi.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Cilacap – Wasi Ariyadi mengatakan, dari 55 OPD terdapat 20 Dinas, Badan,RSUD,Setda,dan 21 Kecamatan. Realisasi pelaksanaan kegiatanya sampai akhir Maret 2019 diatas rata-rata seluruh OPD. Selain itu rata -rata serapan anggarannya sampai akhir Maret mencapai 4,59 persen, atau lebih rendah sekitar 0,67 persen dibandingkan tahun lalu. Sedangkan realisasi kegiatan bantuan keuangan pada enam dinas baru mencapai 0,97 persen dan diikuti kegiatan DAK pada 14 OPD masih 0 persen.

Menindaklanjuti hal tersebut, dinas instansi Pemkab yang dikategorikan realisasinya masih rendah dituntut melakukan percepatan. Kemudian dari kegiatan pengadaan barang dan jasa, prosesnya diminta untuk dilaksanakan melalui bagian pengadaan barang jasa Setda Cilacap. Sedangkan SKPD yang mendapatkan bantuan keuangan, dalam pelaksanaan maupun pelaporanya diminta berpedoman pada peraturan Gubernur Jateng nomer 2 tahun 2019, tentang Pemberian dan Pertanggung jawaban Belanja Bantuan Keuangan kepada Kabupaten atau Kota yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng.

“Sementara untuk SKPD yang mendapatkan Dana Alokasi Khusus atau DAK Fisik, diminta untuk segera menindaklanjuti Surat Bupati tanggal 4 April 2019 tentang pelaksanaan DAK Fisik tahun anggaran 2019,” imbuhnya. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *