Tonase Sampah Menggunung, Ratusan Pelajar SMP PIUS Cilacap Turun Tangan

Volume sampah di Kabupaten Cilacap dinilai cukup tinggi. Indikatornya adalah, berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Cilacap,  sampai saat ini setiap harinya tonase sampah yang masuk di empat TPA, mulai dari wilayah eks distrik kota, Sidareja, Majenang dan Kroya, total jumlahnya cukup mencengangkan. Yakni mencapai  sekitar 170 ton sampah.

Hal tersebut menjadi keprihatinan tersendiri bagi sejumlah aktifis lingkungan maupun sekolah berpredikat Adiwiyata Nasional di Cilacap. Salah satunya SMP PIUS Cilacap yang merespon kondisi tersebut dengan menggelar aksi pengabdian terhadap lingkungan melalui bersih pantai yang diikuti seluruh siswa – siswinya.

Kepala Sekolah SMP PIUS Cilacap, C.Budi Setyawan mengatakan, keterlibatan generasi muda khsusunya pelajar tersebut dinilai menjadi salah satu metode edukasi yang positif dan penanaman sikap tanggap maupun peduli terhadap lingkungan sekitar. Terlebih katanya SMP PIUS Cilacap merupakan salah satu tempat menimba ilmu yang berpredikat Adiwiyata Nasinonal. Oleh karenanya aksi bersih pantai dinilai tepat menjadi  salah satu serangkaian kegiatan masa orientasi siswa. 

“Kalau kebersihan lingkungan di sekolah kami sampai sekarang masih tetap terjaga, oleh karenanya pengaplikasian program sekolah adiwiyata kami terapkan melalui rangkaian Masa Orientasi Siswa atau MOS. Yaitu dimana anak didik diminta untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Untuk tahun sebelumnya di pasar maupun jalanan umum, dan sekarang ini disepakati berlokasi di pantai Teluk Penyu,” jelasnya.

Sementara itu Guru Kesiswaan SMP PIUS Cilacap, Thomas Sutasman menyatakan, meskipun keadaan pantai  Teluk Penyu dipenuhi  sampah dan anak ubur – ubur atau krawe, anak didiknya tetap mampu melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dengan penuh cinta kasih.

“Sebelumnya kita sudah memberikan arahan kepada anak – anak untuk berhati – hati, namun ternyata masih ada yang terkena krawe. Tapi hal tersebut tidak menghalangi niat mereka untuk melakukan kepedulian lingkungan, terbukti puluhan kantung sampah yang dibawa para siswa mampu terisi penuh,”tandasnya. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *