E-Sport Di Cilacap Semakin Menggeliat

Perkembangan olahrga khususnya E – Sport di Indonesia semakin menggeliat. Menyusul saat ini cabor tersebut telah resmi diikutsertakan dalam berbagai ajang kejuaraan ditingkat internasional.

Tak terkecuali untuk di daerah seperti Kabupaten Cilacap, dalam tiga tahun terakhir jenis cabor tersebut mulai diminati generasi milenial. Indikatornya adalah terbentuknya puluhan tim lokal dan diantaranya bahkan telah dikemas secara profesional dengan struktur managemen tim yang baik.

Salah satunya ialah tim E – Sport profesional asal Cilacap yang bernama Lumineux. Sejak dibentuk pada tahun 2009 lalu berhasil meraih sejumlah prestasi baik ditingkat regional daerah maupun kejuaraan Nasional.

Leader tim Lumineux Cilacap – Sabda Pratama mengungkapkan, tim E -Sport yang dipimpinnya sedikitnya telah mengkoleksi puluhan piala dari kejuaraan di berbagai daerah. Sementara prestasi di tingkat Nasional katanya diraih salah satu membernya pada ajang kejuaraan Point Blank Competition pada tahun 2018.

“Lumineux itu dari bahasa Perancis yang artinya Bercahaya sesuai dengan semboyan kota Cilacap,”imbuhnya.

Lebih lanjut, meskipun dunia E-Sport sedang mengalami perkembangan yang pesat, namun katanya masih terdapat berbagai tantangan maupun kendala yang harus dihadapi. Mencakup minimnya kompetisi di Cilacap, maupun stigma miring mengenai dunia E – Sport oleh sejumlah pihak.

Padahal menurutnya dengan managemen tim yang baik E – Sport dinilai mampu menjadi wadah bagi generasi milenial untuk berprestasi. Selain itu dengan adanya basic tim yang profesional secara tidak langsung akan merubah karakter generasi milenial menjadi disiplin waktu, tanggung jawab, dan attitude positif lainnya.

“Disiplin waktu itu seperti pembagian jam latihan, istirahat dan program lainnya. Jadi segalanya sudah terjadwal. Attitude yang baik juga tidak kalah penting dan kita selalu tekankankan hal tersebut kepada setiap atlet,” jelasnya.

Sabda menggambarkan, pada tahun ini E-Sport juga telah menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan penghasilan. Pasalnya dalam managemen profesional, para atlet sudah mulai mendapatkan haknya berupa kontrak pemain layaknya olahraga lain seperti sepakbola. Kendati demikian katanya sejumlah potensi atlet E-Sport lokal masih minim perhatian dari pemerintah.

Sehingga ia berharap kedepannya segudang prestasi yang sudah diraih dengan membawa nama baik Cilacap, mampu mendapatkan perhatian maupun apresiasi dari Pemkab Cilacap melalui dinas terkait.

“Untuk di Kota besar lainnya itu mayoritas sudah banyak dukungan sponsor maupun dari pemerintah. Sehingga tim E-Sport menjadi semakin baik dan profesional,” tandasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *