Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap Siap Pantau Ratusan WNA asal China

Potensi penyebaran virus corona yang dinilai cukup berbahaya saat ini menjadi perhatian tersendiri dari sejumlah pihak. Terutama untuk beberapa wilayah yang diketahui menjadi tempat tujuan para Warga Negara Asing atau WNA datang ke Indonesia. Salah satunya Kabupaten Cilacap yang dikenal sebagai wilayah pro investasi di Jawa Tengah dan menjadi pusat kegiatan pembangunan Nasional.

Olehkarenanya kondisi ini kemudian direspon serius oleh Pemkab Cilacap dan Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap untuk melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona dari China. Yakni dengan langkah pemetaan maupun pendataan lalulintas para WNA asal China yang ada di Cilacap secara berkelanjutan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap – Barlian Gunawan megungkapkan, berdasarkan dari data yang ada, sampai saat ini diketahui ada sebanyak 349 warga negara asing asal China yang tinggal di Cilacap. Ratusan WNA China tersebut mayoritas bekerja di beberapa perusahaan, Salah satunya adalah PLTU Cilacap.

“Jadi untuk 349 WNA China itu tidak semua menjadi TKA di Cilacap. Tapi mereka datang kesini ada juga yang memang dengan ijin tinggal terbatas misalnya satu tahun,” jelas Barlian Gunawan, Selasa (28/20).

Lebih lanjut, meskipun sejauh ini tidak ada pembatasan terhadap lalulintas WNA asal China yang melakukan kunjungan ke Indonesia. Namun demikian dari pihak Keimigrasian pusat diklaim telah menerapkan beberapa kebijakan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Salah satunya dengan memperketat aspek pengawasan terhadap trek record dari WNA yang akan mengunjungi Indonesia, termasuk Kabupaten Cilacap.

“Begitu dia keluar dari pesawat sebelum ke kantor imigrasi pun sudah ada pemeriksaan kesehatan dan lainnya di Bandara,” imbuhnya.

Barlian Gunawan menambahkan, untuk penanganan pencegahan potensi menyebarnya virus Corona di wilayah Kabupaten Cilacap sejauh ini dinilai masih menjadi kewenangan dari Dinas Kesehatan. Namun demikian pihak Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap menyatakan siap untuk berkoordinasi bersama dinas terkait.

“Kami siap untuk membackup dan berkoordinasi dengan dinas terkait maupun pihak perusahaan. Tentunya jika memang nantinya terjadi lonjakan jumlah WNA maupun TKA asal China di Cilacap yang memerlukan fasilitasi dari kami untuk proses pemulangan WNA ke negara asalnya,”pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *