Mudahkan Masyarakat Bertransaksi, BI Purwokerto Luncurkan QRIS di Cilacap

Guna memudahkan masyarakat dalam bertransaksi Bank Indonesia – BI telah memberikan inovasi yang terbarukan. Yakni dengan meluncurkan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standart yang juga dikenal sebagai QR berstandar Indonesia. Bahkan sejak pertamakali diluncurkan pada 17 Agustus lalu, kini jenis pelayanan transaksi tersebut semakin gencar disosialisasikan di penjuru daerah di tanah air, termasuk Kabupaten Cilacap.

Hal tersebut ditandai dengan diluncurkannya QRIS secara resmi oleh BI Kantor Perwakilan Purwokerto bersama Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji pada kegiatan Car Free Day, di Alun – alun Cilacap, Minggu (15/03).

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, dengan adanya layanan QRIS dari Bank Indonesia masyarakat Cilacap akan mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi. Bahkan untuk penggunaan aplikasi ini dinilai cukup mudah dan aman.

Gaperlu bawa uang di dompet lagi, karena sekarang ini zamannya digital, zaman maju, bawa HP saja sudah bisa transaksi, bisa di CFD, dan bisa dimana saja, pakai QRIS, aman,” kata Bupati.

Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto – Samsun Hadi mengatakan, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Purwokerto bersama Kantor Kementrian Agama Kabupaten Cilacap sebelumnya, Pekan Qris Nasional (PQN) yang digelar 9-15 Maret 2020 atau Kamis kemarin sudah mengenalkan cara berinfaq maupun bersedekah secara non tunai melalui aplikasi QRIS. Yakni kepada 100 orang pengurus Masjid dan Gereja di Cilacap. Selain kepada pengurus tempat ibadah, Bank Indonesia juga melakukan sosialisasi QRIS ini kepada pelajar dan juga UMKM di Cilacap. Yakni kepada pelajar dengan langsung melibatkan kantin sekolah di SMA Negeri 1 Cilacap serta agen perbankan Kabupaten Cilacap.

Sedangkan pada kegiatan puncak Pekan QRIS di CFD kali ini, BI mengusung tagline “Mayuh, Nganggo QRIS”.

Lebih lanjut, penggunaan QR Code ini dinilai sangat mudah dan dapat disebarkan melalui aplikasi pesan Whatssapp dan kemudian penggunanya cukup melakukan scan code yang sudah tersedia.

Sementara sampai saat ini, lanjut Samsun Hadi, sudah ada sebanyak 30.353 merchant atau pedagang yang bekerjasama, dan 7.959 merchant ada di Cilacap. Pihaknya juga terus mendorong semua masyarakat baik pedagang maupun konsumen.

Target utamanya kalo kita memang kalangan menengah kebawah dan anak-anak milenial yang akan memengaruhi keluarganya. Pedagang di CFD, selain pedagang kita juga dorong dari dua sisi, pedagang dan juga konsumen,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala OPD juga melakukan transaksi menggunakan QRIS kepada pedagang atau merchat yang ada di CFD.

Seperti yang dilakukan Kepala Dinporapar Cilacap, Heroe Harjanto di salah satu stand dagangan dikawasan CFD.

Kendati tidak seramai CFD biasanya, momen berkumpulnya masyarakat ini juga dimanfaatkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap untuk mensosialisasikan pencegahan penularan viris Corona atau covid-19 di Cilacap.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *