Kabar Baik, Baznas Cilacap Serahkan Bantuan Ribuan APD

Sebanyak 15.450  stel bantuan alat pelindung diri atau APD/ diterima Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji pada hari Selasa (31/3/2020). Ribuan APD ini merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap.

Dalam serangkaiannya, secara simbolis bantuan ini diserahkan kepada Bupati di pendopo Wijayakusuma oleh ketua Baznas Kabupaten Cilacap Irvan Rahmat.  Turut hadir pada kesempatan tersebut anggota DPR RI Teti Rohatiningsih, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pramesti Griana Dewi dan jajaran BAZNAS.

Ketua Baznas Kabupaten Cilacap – Irvan Rahmat mengungkapkan, bantuan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan. Sementara ditanya soal tujuannya, bantuan APD ini dinilai sebagai wujud kepedulian terhadap upaya pencegahan dan penanganan merebaknya Covid-19 (virus corona) di Kabupaten Cilacap.

“APD yang diserahkan ini telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Dinkes Cilacap. Saya juga berharap, masyarakat lain nantinya dapat tergerak untuk ikut membantu Pemerintah dalam memenuhi kebutuhan alkes.  Seperti sarung tangan, masker, kacamata dan sebagainya,” kata Irvan.

Kadinkes Cilacap – dr Pramesti Griana Dewi dan Plt Dirut RSUD Cilacap dr Reza Prima. Muharama.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap – dr Pramesti Griana Dewi mengatakan, bantuan APD ini akan langsung didistribusikan ke sejumlah Rumah Sakit di Cilacap. Namun demikian dilakukan secara bertahap. Yakni dengan melihat jumlah kebutuhan serta  keperluan dari setiap Rumah Sakit yang ada di Cilacap.

Termasuk untuk 5 Rumah Sakit yang berstatus sebagai rujukan lini ke 3 di Cilacap. Seperti RSUD Majenang, RS Santa Maria, RS Pertamina, RSI Fatimah dan RS Aghisna Sidareja, tak terkecuali Puskesmas juga bakal mendapatkan bantuan APD.

Kendati demikian, menurut dr Pramesti, bantuan APD ini sejauh ini akan diprioritaskan kepada RSUD Cilacap. Sebab saat ini RSUD Cilacap dinilai menjadi rumah sakit yang mempunyai jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP yang cukup banyak.

“Mulai ini begitu ada langsung  kita nyicil atau bertahap,  karena setiap pengiriman  juga harus kita sterilkan dahulu di RSUD Cilacap. Tentunya semua akan disesuaikan dengan kebutuhan dari Rumah Sakit di Cilacap,” kata Pramesti.  

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *