Pemkab Cilacap Bergerak Cepat Tangani Penyebaran Pandemi Covid -19


Pemkab Cilacap terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani penyebaran Covid-19 diwilayahnya. Hal ini ditunjukan dari pengadaan puluhan rapid test guna mengoptimalkan program kerja Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19.

Kepada Bercahaya FM, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap – dr Pramesti Griana Dewi mengungkapkan, pengadaan puluhan rapid test ini dilakukan lantaran kondisi saat ini dinilai sudah mendesak.

Yakni lantaran masih terbatasnya jumlah droping rapid test dari pihak Provinsi guna menindaklanjuti hasil tresing Covid-19 di Cilacap.

Dalam pengadaan alat ini, lanjut dr Pramesti, sudah mendapatkan persetujuan dari Sekda Cilacap – Farid Maruf dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cilacap.

Pengadaan kemarin 20 Rapidtest dan hari ini juga 20 alat lagi,” kata dr. Pramesti Griana Dewi, Kamis (09/04).


Dijelaskan, belakangan ini sudah ada sekitar 40 alat yang sudah digunakan untuk melakukan pengetesan. Yakni kepada pasien Orang Dalam Pengawasan atau ODP dan Tenaga Kesehatan.

Terkait hasilnya, dr Pramesti menuturkan, ada beberapa yang menjadi kewenangan dari pihak terkait dan tidak dapat dipublikasikan secara umum.

Kalau hasil Rapidtest itu memang tidak boleh dipublikasikan secara umum. Karena hasilnya belum sepenuhnya punya arti yang disampaikan,” jelasnya.

Sementara untuk tingkat akurasi dari alat pemeriksaan ini dinilai cukup tinggi. Yakni mencapai 90 sampai 95 persen. Namun demikian tingkat akurasi ini diakuinya untuk mengecek antibodi seseorang. Sehingga hasil positif maupun negatif Covid -19 harus diikuti dengan hasil swab laboratorium.

“Rapidtest itu berbeda dari swab, karena yang diperiksa Antibody bukan virusnya. Dan Antibody kita tidak langsung muncul. Sehingga harus tetap dilakukan pengecekan lanjutan dengan swab laboratorium,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *