19 Napi Provokator Kerusuhan LP Tuminting Manado, Di Pindahkan Ke Nusakambangan


Sebanyak 19 orang narapidana yang diduga menjadi provokator pemicu kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Mereka yang dipindahkan mayoritas adalah napi dengan kasus narkoba dan pembunuhan.

Dikonfirmasi bercahaya FM, Koordinator Lapas Se Nusakambangan dan Cilacap – Erwedi Suprianto mengakui hal tersebut.

Terkait teknis pemindahannya, rombongan narapidana ini dijemput oleh Petugas Lapas Nusakambangan sebanyak enam orang termasuk dua org sopir dari Lapas Nusakambangan. Yakni menggunakan dua unit bus milik Lapas Nusakambangan dengan pengawalan Voorijders dari Polda DIY Jogjakarta dan selanjutnya menuju ke Cilacap.

Selain itu dijelaskan pemindahan napi kali ini memiliki standar keamanan yang juga disesuaikan dengan kondisi Covid19 saat ini. Bahkah hal serupa juga dilakukan di Pos dermaga Wijayapura Cilacap. Pemeriksaan dilakukan Petugas Satgas Wijayapura. Khususnya terkait Dokumen,Fisik, Thermometer infrared, Semprot Antiseptic.

Sejak tiba di Bandara Adisucipto hingga pelaksanaan pemindahan narapidana tersebut, dilakukan sesuai standar keamanan, juga kondisi Covid19, dan dipantau oleh 3 org Tim dari Direktorat Kamtib Ditjenpas,” ungkap Erwedi.

Disinggung soal penempatan 19 narapidana ini, Erwedi mengungkapkan, setelah pemeriksaan selesai rombongan narapidana ini disebrangkan ke pulau Nuskambangan menggunakan Kapal Pengayoman IV menuju Dermaga Sodong, dan langsung diarahkan ke Lapas Karanganyar.

“Pertimbangannya memang berdasarkan data yang ada, mereka ini memiliki resiko yang tinggi. Dari 19 narapidana, ada 10 orang diantaranya sedang menjalani pidana seumur hidup. Selain itu mereka ini ada kaitannya dalam kerusuhan di Lapas Tuminting Manado. Sehingga kita tempatkan di Lapas Karanganyar Nusakambangan dengan sistem pengamanan Super Maximum One Man One Cell,” pungkasnya.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *