Gunakan Life Jacket, Dua Nelayan Lolos Dari Maut

Komandan Lanal Cilacap – Letkol Laut (P)  Bambang Marwoto, PSC.,M.S.


Kecelakaan laut atau Laka Laut terjadi di perairan pantai Rincu Indah, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jumat pagi (17/04/20). Kejadian ini disebabkan unit perahu milik nelayan dihantam gelombang tinggi pantai Selatan. Kendati demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Bahkan dua orang nelayan berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Keduanya yakni bernama Slamet (53 tahun) dan Tugino ( 49 tahun) nelayan asal Desa Keburuhan Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo. Mereka berhasil lolos dari ancaman maut lantaran mengenakan alat pelindung keselamatan berupa life Jacket. Sehingga keduanya berhasil mengapung dan diselamatkan oleh sejumlah petugas gabungan maupun Prajurit dari Lanal dan warga.

Terkait kejadian ini Danlanal Cilacap – Letkol Laut (P) Bambang Marwoto, PSC.,M.S. mengatakan, kejadian laka laut yang masih berada di wilayah kerja Lanal Cilacap ini, dapat dijadikan pembelajaran untuk semua pihak. Pasalnya dengan menjalankan himbauan keselamatan pelayaran terbukti mampu meminimalisir dampak kerugian, khususnya korban jiwa.

Selain itu dengan kejadian tersebut, lanjut Danlanal, masyarakat pesisir khususnya nelayan juga diharapkan mampu memperhatikan beberapa aspek penting dalam mewujudkan keselamatan pelayaran. Diantaranya melengkapi diri dengan alat pelindung berupa life jacket, mengikuti perkembangan update cuaca maupun tinggi gelombang, dan juga faktor keamanan dari perahu yang digunakan.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada nelayan yang telah selamat karena sudah mengindahkan himbauan keselamatan pelayaran yang selama ini sudah kita berikan. Kemudian ada beberapa faktor yang juga harus terus diperhatikan, seperti meningkatkan kualitas material perahu agar lebih menjamin keselamatan, kemudian juga kesiapan dan penggunaan life jacket saat melakukan pelayaran di laut, dan yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah kondisi cuaca yang memang tidak dapat kita kendalikan namun dapat dipantau oleh nelayan melalui update resmi dari BMKG,” jelas Danlanal.

Danlanal Cilacap turut berharap kepada seluruh masyarakat pesisir, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan untuk dapat terus menjalankan seluruh himbauan keselamatan pelayaran dan juga dapat menjadi agen edukasi bagi masyarakat lainnya.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *