Kabar Duka, Dua PDP Asal Cilacap Meninggal Dunia

Kabar duka kembali datang dari Cilacap,  Dua pasien dalam pengawasan (PDP) dengan gejala menyerupai Covid-19, meninggal dunia  pasca dirujuk ke rumah sakit yang berbeda. Hal tersebut diketahui bedasarkan update data resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Sabtu (02/05/20).  

Dikonfirmasi Bercahaya FM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap – dr Pramesti Griana Dewi menjelaskan, PDP yang meninggal tersebut diantaranya merupakan perempuan berusia 59 tahun asal Kecamatan Cipari dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD Majenang. Sementara PDP lainnya, adalah perempuan berusia 51 tahun asal Kecamatan Nusawungu yang diarawat di Rumah Sakit PKU Gombong.

Tekait gejala PDP yang menyerupai  Covid-19, dr Pramesti mengakui jika kedua pasien tersebut memiliki keluhan batuk, demam dan sesak nafas. Sehingga pihak Rumah Sakit setempat dalam melakukan penanganan terhadap kedua pasien PDP ini, menggunakan protokol maupun prosedur Covid-19. Seperti pemeriksaan swab laboratorium yang saat ini masih ditunggu hasilnya. Kemudian tidak terkecuali untuk teknis pemulasaaran jenazah yang akan menggunakan standart pengamanan Covid-19.

” Keduanya memiliki gejala mirip Covid-19, ada batuk, demam, dan sesak nafas. Kita juga sudah melakukan Swab dan untuk saat ini masih menunggu hasilnya,” unggkap dr Pramesti.

Selanjutnya, Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap dipastikan akan terus melakukan pendataan dari pasien tersebut. Khususnya dalam hal trasing kontak. Bahkan Dinas Kesehatan Cilacap juga akan mendorong keluarga dari PDP untuk sementara waktu  melakukan karantina secara mandiri. Hal ini diklaim bertujuan untuk mencegah maupun memotong mata rantai Covid-19 di Cilacap.

dr Pramesti berharap, masyarakat Cilacap untuk tetap tenang dan tidak panik dalam mengikuti informasi update data Covid-19. Selain itu pihaknya juga meminta  masyarakat tetap waspada dengan persebaran Covid19 ini.

“Tetap di rumah, jaga jarak, kenakan masker kalau terpaksa ke luar rumah, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, olah raga ringan dan berjemur, cukup istirahat, kelola stress dan banyak berdoa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, data perkembangan Covid-19 di Cilacap sampai hari Sabtu (02/05) tepatnya jam 10 pagi, ada sebanyak 119 orang dalam pemantauan atau ODP. Kemudian ada total 133 Pasien Dalam Pengawasan atau PDP. Rinciannya 66 masih menjalani perawatan dan 64 orang dinyatakan Negatif. Selain itu dalam data PDP ini, juga terdapat 15 orang yang dinyatakan telah meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Cilacap ada sebanyak 19 orang. Rinciannya, 14 orang masih dalam perawatan, 4 dinyatakan telah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *