Antisipasi Ledakan Pemudik, Jalur Masuk Cilacap Diperketat

Langkah preventif untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona terus dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 wilayah Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap.

Tim Gugus Tugas yang terdiri dari Pemerintah Kecamatan, anggota Koramil 07/Maos, Polsek Sampang, Puskesmas dan Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP dan PMI wilayah setempat mulai memperketat Pengamanan akses masuk ke arah Kabupaten Cilacap, kegiatan ini terus dilakukan dan bertempat di jalan raya Sampang tepatnya di depan Puskesmas Sampang.

Berdasarkan pantauan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap bersama tim woro – woro keliling dari LPPL Radio Bercahaya FM, untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19, para pengguna kendaraan bermotor, seperti sopir dan penumpang yang melintas tidak luput dari pemeriksaan kesehatan oleh petugas yang berjaga. Selain itu semua pengendara juga mendapatkan pelayanan berupa penyemprotan disinfektan dan sosialisasi atau arahan maupun himbauan kepada pengguna jalan untuk wajib menggunakan masker.

Dikonfirmasi Bercahaya FM, di Kantor Kecamatan Sampang, Sabtu (16/05), Camat Sampang – Ahmad Khaerudin mengatakan, upaya lainnya khususnya untuk memutus penyebaran Covid-19, sudah dilakukan oleh pemerintah Kecamatan Sampang. Diantaranya dengan pemberlakuan pembatasan sosial, penyekatan di berbagai daerah.

Namun demikian kebijakan ini tidak sepenuhnya ditaati oleh warga masyarakat, buktinya masih adanya warga yang mudik ke kampung halaman di tengah situasi pandemi.

Menyikapi hal tersebut, Tim Gugus Tugas Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap mengambil langkah preventif dengan mendirikan tempat karantina khusus bagi pemudik secara terpusat yang berlokasi di SMP N 1 Sampang. Bahkan jika nantinya terjadi over kapasitas akan dilakukan penambahan tempat karantina baru untuk pemudik.

“Setidaknya sudah ada 7 orang pemudik dari luar daerah, yang sedang menjalani karantina di tempat ini. Kalau memang nantinya tempat yang ada saat ini penuh, kita akan menyiapkan tempat baru. Seperti di SMK Muhammadiyah Sampang maupun dibeberapa lokasi di desa,” jelas Ahmad Khaerudin.

Terkait fasilitas karantina pemudik, lanjut Ahmad, ada berbagai hal yang sudah diberikan kepada pemudik. Mulai dari fasilitas kesehatan, hingga kebutuhan logistik makan dan minum.

“Sejauh ini untuk kebutuhan karantina kita masih bersumber dari swadaya tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sampang. Namun kita belakangan ini sudah mendapat dukungan atau backup dari Pemkab. Kami juga sudah diperintahkan untuk mengambil bantuan kebutuhan berupa sarana tidur elbed bantal maupun alat logistik lainya seperti makanan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Diskominfo Cilacap sekaligus Gusgas Covid-19 Koordinator Penanggung Jawab Wilayah Sampang – M Wijaya mengungkapkan, upaya memutus penyebaran pandemi Covid-19 sudah seharusnya menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh pihak. Yakni tidak hanya dilakukan oleh Tim Gugus Tugas semata, namun perlu adanya dukungan dan kesadaran dari seluruh warga masyarakat dalam menghadapi situasi ini.

“Diharapkan dengan upaya-upaya yang ada saat ini dapat memutuskan rantai penularan Covid 19 di Kecamatan sampang secara khusus dan Cilacap pada umumnya,” pungkasnya.

(Grh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *