500 Ribu Anak di Cilacap Berhak Miliki KIA

Petugas Disdukcapil Kabupaten Cilacap, Heru Purnomo memperlihatkan sejumlah KIA yang siap dibagikan, Rabu (15/05/19)

Kementerian Dalam Negeri  melalui Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 mewajibkan setiap anak di Indonesia memiliki Kartu Identitas Anak  atau KIA. Di Kabupaten Cilacap jumlah anak yang berhak memiliki KIA ada sekitar 500 ribu anak.

KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kabupaten Cilacap – Edi Wibowo mengatakan, sejak pelayanan dibuka pada 6 Mei lalu, hingga saat ini  di Cilacap sudah terdapat 9 ribu anak yang telah memilki kartu tersebut. Dan sepanjang tahun ini ditargetkan mampu mencetak sekitar 80 ribu KIA. Target ini katanya belum optimal lantaran masih terkendala sarpras pendukungnya yang masih ditopang dengan alat printer cetak perekaman KTP elektronik.

Oleh karenanya keterbatasan sarpras tersebut bakal menjadi bahan usulan Disdukcapil dalam pengadaan sarpras khusus KIA,  untuk  segera direalisasikan pada bulan Juni mendatang.

Edi mengharapkan para orangtua dapat segera mengurus, agar anak mereka yang berumur dari 0 tahun sampai 17 tahun kurang sehari mendapat KIA. Persyaratan untuk membuat KIA yakni 5-17 tahun (kurang sehari) harus memiliki akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK) dan melampirkan foto ukuran 2×3.  Sedangkan anak yang berumur 0 sampai 5 tahun diberi KIA tapi tidak disertai foto. Kendati demikian ketika usianya sudah di atas 5 tahun harus kembali membuatnya dengan disertai foto identitas diri.

” Ketersediaan blangko  pembuatan KIA sampai saat ini, jumlahnya masih tercukupi. Namun pada bulan Ramadhan,  pembuatanya dibatasi, setiap harinya petugas sebenarnya hanya melakukan pencetakan sekitar 200 KIA”, imbuhnya. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *