Bansos Dituntut Tepat Sasaran

Pelaksanan Program Keluarga Harapan – PKH di Kabupaten Cilacap pada tahun 2019 bakal dialokasikan kepada hampir 89 ribu Keluarga Penerima Manfaat. Sedangkan pada tahun 2018, Bantuan Pangan Non Tunai diklaim telah diberikan kepada lebih dari 141 ribu penerima manfaat. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu bukti nyata, keseriusan Pemkab Cilacap dalam penanggulangan kemiskinan melalui PKH, bantuan pangan Non Tunai – BPNT dan bantuan sosial lainnya yang bersumber baik dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten.

Sementara program tersebut juga dituntut mampu ditangani oleh lintas Instansi, dan dibarengi dengan keterpaduan serta komitmen bersama dari setiap Instansi. Yakni dengan menyentuh langsung keluarga sangat miskin di Kabupaten Cilacap.

Demikian sambutan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, pada Rakor dan Pembinaan Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai Kabupaten Cilacap Tahun 2019, di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Selasa (26/03/19) pagi.

Lebih lanjut, pelaksanaan PKH, BPNT dan program bantuan sosial lainnya harus terus dikawal dan diawasi. Sehingga program tersebut tepat sasaran, jumlah, kualitas, kuantitas, waktu dan tertib administrasi. Oleh karenanya para pendamping sosial PKH dan BNPT Kabupaten Cilacap diminta mampu berperan sebagai ujung tombak pelaksanaan program dengan bersinergi dalam melakukan sosialisasi, pembinaan maupun pengawasan dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai dan program bantuan sosial lainnya.

“Orang tidak lagi harus takut biyaya sebab semuanya sudah disiapkan oleh pemerintah khususnya Kabupaten Cilacap,”imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Cilacap, Uong Suparno mengatakan, kedepannya penyaluran bantuan sosial semakin menurun. Dengan kata lain angka kemiskinan di Kabupaten Cilacap dinyatakan semakin menurun. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *