Bawaslu Tegaskan Pelaku Money Politik, Bakal Dipenjarakan

Praktek money politik dalam Pemilu dinilai dapat terjadi diseluruh wilayah yang menggelar hajat demokrasi ini, tak terkecuali di Cilacap yang terdapat sekitar tiga kasus pada Pemilu sebelumnya tahun lalu.

Berdasarkan UU Pemilu 523 nomer 7 tahun 2017 tentang Pemilu, semua orang yang terbukti melakukan money politik bakal dijerat ancaman hukuman penjara dengan waktu bervariasi sesuai waktu pelanggaranya. Hal tersebut dikatakan Ketua Bawaslu – Bachtiar Hastiarto usai menggelar Sosialisasi Pemilu Partisipasi di aula pertemuan, salah satu rumah makan, Rabu (04/10).

Money politik adalah menjanjikan atau memberikan barang maupun jasa dengan maksud mengajak seseorang untuk memilih calon tertentu, dan membuat suara menjadi tidak sah.

“Nantinya jika ditemukan praktek money politik yang dilakukan pada masa kampanye, maka akan mendapat hukuman 2 tahun penjara, sedangkan masa tenang 4 tahun dan pada hari H atau dikenal sebagai serangan fajar dikenakan 3 tahun penjara,” tegasnya.

Bachtiar menambahkan, pengawasan pemilu bersih dari money politik diperlukan kesadaran dan peran aktif lintas sektoral maupun masyarakat sebagai pemilih. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *