Bioskop Dibuka Serentak, Aplikasi Peduli Lindungi Jadi Syarat Utama

CILACAP – Sejumlah jaringan bioskop Indonesia siap beroperasi kembali secara serentak mulai Kamis (16/9/21). Salah satunya di Kabupaten Cilacap, Bioskop Dakota Cinema Cilacap akan beroperasi  dengan uji coba selama seminggu dengan protokol kesehatan yang ketat. Beberapa syarat harus dipenuhi penonton ketika ingin masuk bioskop, salah satunya adalah menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Manager Dakota Cinema Cilacap Deni Anis Setyanto mengatakan, kapasitas pengunjung  maksimal hanya 50 persen. Bioskop juga hanya mengizinkan penonton yang sudah vaksin dua kali dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi. Selain itu, Penonton juga harus berusia 12 tahun ke atas.

“Di aplikasi Peduli Lindungi itu tertera nomer KTP, ketika pengunjung sudah vaksin dua kali, otomatis di aplikasinya terdaftar statusnya hijau, ketika aman pengunjung boleh masuk, ketika blm vaksin statusnya masih kuning atau merah di aplikasi, untuk masuk ke bioskop scan code ada keterangan tidak dapat masuk ke area bioskop”, kata Deni.

Pada pembukaan hari pertama, hanya 3 dari 5 studio yang di buka dengan total jumlah pengunjung yang di daftarkan di Kemendagri sebanyak 345 orang. Untuk penjualan tiketnya sendiri, bisa melalui online maupun offline.

Kepala Disporapar beserta Kabid dan Kasi Pengembangan Wisata, serta camat Cilacap Selatan saat melaksanakan pemantauan di bioskop dakota Cinema Cilacap

Saat melaksanakan pemantauan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy Wijayanto menyampaikan, dibukanya kembali bioskop Dakota Cinema Cilacap dan Kroya, sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terkait kebijakan di wilayah PPKM Level 4, 3 dan 2.

“Jadi kita hanya pemantauan, persiapan dibukanya kembali, dan harapannya aman di kunjungi oleh warga masyarakat yang maniak menonton film, kita juga lihat disini sarpras nya sudah lengkap, termasuk di ruangan tempat duduknya sudah jaga jarak, terus nanti wajib pakai masker, cuci tangan dan penyemprotan di ruangan juga rutin dilaksanakan,” jelas Kepala Disporapar.

Kegiatan pemantauan juga di hadiri Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kasidi, Kasi Pengembangan Wisata Disporapar Ida Farida,serta Camat Cilacap Selatan Bintang Dwi Cahyono.

(Berita/Intan/BercahayaFm)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *