Bupati Cilacap Tegaskan ASN dan TNI Polri Tidak Boleh Mudik

CILACAP – Pemkab Cilacap bersama Forkopimda terus melakukan persiapan dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan khidmat walaupun dalam situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Diantaranya ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, ketentuan mengenai libur serta mudik lebaran, maupun aturan terkait pelaksanaan ibadah sholat Idul Fitri mendatang.

Hal ini disampaikan Bupati Cilacap – Tatto Suwarto Pamuji dalam Rapat Koordinasi Perangkat Daerah Lintas Sektoral dalam rangka Menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, 2021 Masehi, di ruang Gadri Rumah Dinas Bupati, Selasa pagi, (04/05/21).

Rakor ini diselenggarakan dengan menerapkan Prokes Covid-19, dengan diantaranya dihadiri oleh Forkopimda, Kepala OPD lingkup Pemkab Cilacap, perwakilan BUMN dan tamu undangan lainnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta minta ketersedian kebutuhan pokok untuk masyarakat dapat menjadi prioritas dan perhatian utama bersama. Sebab dengan tersedianya bahan kebutuhan pokok masyarakat di pasaran, termasuk ketersediaan BBM serta Gas LPG yang cukup, kemudian didukung dengan kelancaran distribusi barang atau logistik serta terjangkau oleh daya beli masyarakat, dinilai akan dapat meminimalisir persoalan yang ada di masyarakat menjelang dan sampai dengan selesainya Idul Fitri.

Sementara terkait dengan mudik lebaran yang ditiadakan, Bupati menjelaskan, bahwa mudik ke kampung halaman telah menjadi tradisi masyarakat setiap menghadapi Idul Fitri. Namun, ditegaskan kembali bahwa pada Idul Fitri kali ini, mudik lebaran ditiadakan. Untuk itu, pihaknya  meminta kepada masyarakat Cilacap untuk tidak mudik maupun melakukan perjalanan ke luar daerah.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 sekaligus untuk memaksimalkan manfaat dari pelaksanaan vaksinasi yang telah dilakukan. Bahkan dalam hal ini juga ditegaskan berlaku untuk para pegawai dan ASN di Kabupaten Cilacap, jika nantinya terdapat oknum yang melanggar maka dipastikan akan mendapat sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sekarang sudah menjadi komitmen, ASN, TNI POLRI semua tidak boleh mudik. Pokoknya sudah dirumah saja, saya juga menghimbau kepada seluruh orang tua untuk dapat menelfon anaknya maupun kerabatnya untuk tidak mudik. Sebab kalau nekat akan diputar balik bahkan dikarantina. Kita sudah siapkan ruang isolasi atau tempat karantina sebanyak 284 dari beberapa Desa,” tegas Tatto.

Bupati berharap ASN maupun pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Yakni untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini.

Sementara itu Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi mengungkapkan, dari Polres Cilacap sejauh ini sudah melakukan persiapan berupa pelatihan maupun rakor. Diantaranya dengan adanya pembentukan sejumlah Pos Pengamanan, Penyekatan, Layanan dan Terpadu di wilayah strategis.

“Bahkan kami juga akan terus melakukan sejumlah operasi penyakit masyarakat atau pekat, pengamanan pintu perbatasan Cilacap maupun jalur tikus dan lainnya. Kita besok juga lakukan secara bersama Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, ini sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengawal jalannya rangkaian Idul Fitri 1442 H,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *