Dinas P dan K Cilacap : Belasan Ribu Tenaga Pendidikan Siap Di Vaksinasi


CILACAP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap secara tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19. Hal tersebut diimplementasikan dengan adanya upaya peningkatan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di lingkungan pendidikan. Tak hanya itu, Dinas P dan K juga memastikan tenaga pendidikan siap menjalankan mandat dari pemerintah untuk melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

Kepala Dinas P dan K Kabupaten Cilacap – Budi Santosa melalui Kabid Pendidikan Dasar – Kastam mengatakan, bahwa sejauh ini dari Dinas sudah melakukan pendataan terkait peserta Vaksinasi, khususnya dari lingkup kelompok tenaga pendidikan.

Dia mengatakan, berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, ada 12 ribu guru yang telah siap untuk mengikuti jalanya vaksinasi.

Namun demikian, terkait teknisnya dia menilai masih menjadi kewenangan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap.

“Kami dari Dinas P dan K siap mendukung Pemerintah khususnya dalam program Vaksinasi Covid-19. Terlebih terkait dengan hal tersebut, kami sudah mendata dan mendapatkan sekitar 12 ribu tenaga pendidikan yang akan mengikuti vaksinasi. Semua sudah ada berdasarkan nama, NIK dan By address” ungkap kastam.

Kastam berharap, seluruh tenaga pendidikan yang sudah terdaftar untuk dapat benar-benar mengikuti jalannya vaksinasi. Sebab menurut dia kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu cara efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap – dr Pramesti Griana Dewi mengatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi pada tahap II termin ke pertama masih diprioritaskan untuk 6.750 sasaran dengan alokasi dua dosis vaksin. Yakni pada tokoh agama, keamanan, aparat Kecamatan dan Desa, dan sebagian ASN.

Terkait kelompok tenaga pendidikan, Pramesti menambahkan, bahwa para guru masih harus sabar menunggu untuk mengikuti jalanya Vaksinasi Sinovac pada termin berikutnya. Hal ini bahkan menurutnya masih harus melihat jumlah dosis yang diterima oleh Dinkes Kabupaten Cilacap.

“Termin 1 baru 6750 orang dari 42.106. Jadi masih banyak yg belum, yaitu Guru dan Pedagang pasar. Nanti menyesuaikan jumlah vaksinnya,”pungkasnya.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *