Dinkes Cilacap Kembali Gencarkan Monitoring Peredaran Pangan

Peristiwa meninggalnya seorang siswa SD Negeri Sidakaya Bandengan Cilacap Selatan yang diduga akibat mengkonsumsi jajanan permen berbentuk lipstik membuat sejumlah pihak turun tangan untuk melakukan pencegahan. Tujuannya agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Salah satunya Dinas Kesehatan yang Selasa pagi menggelar sosialisasi pangan dengan menggandeng puluhan pelaku UMKM di Cilacap. Sosisalisasi tersebut turut menghadirkan Loka POM Purwokerto sebagai narasumbernya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap – Marwoto mengatakan, isu peredaran pangan berbahaya di lingkungan sekolah menggugah dirinya melakukan penanganan, yaitu dengan cara sosialisasi maupun melakukan investigasi jajanan yang banyak dijual di lingkungan sekolah.

Menurutnya, diperlukan dukungan lintas sektoral, baik dari sekolahan, aparat kecamatan maupun Badan POM untuk pencegahan kasus tersebut.

“Kantin – kantin sekolah sudah kami kondisikan, tapi yang diluar pagar itu yang masih kesulitan dan perlu dikordinir. Hari ini juga BPOM loka POM Purwokerto juga sedang melakukan sejumlah upaya investigasi di berbagai wilayah salah satunya SDN Negeri Sidakaya Bandengan,” ungkapnya.

Sementara Kasi Farmamin dan Perijinan Kesehatan Dinkes Cilacap – Sasiyana mengatakan, selain produk pangan, secara berkala setiap sampling dagangan yang terdeteksi tidak berijin maupun disinyalir berbahaya untuk kesehatan, akan dipantau ketat. Bahkan ada sanksi yang diberikan sesuai aturan. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *