Evakuasi Berlanjut, Akses Pelabuhan Ditutup Sementara Hingga 20 Personel Penyelam Diterjunkan

CILACAP – Adanya musibah laka laut Kapal Pengayoman IV yang tenggelam di perairan Pulau Nusakambangan Kabupaten Cilacap pada Jumat pagi, membuat pihak Kepolisian Resor Cilacap melakukan sejumlah pengamanan disekitar lokasi kejadian. Yakni terutama untuk alur laluilintas transportasi pelabuhan maupun pulau Nusakambangan.

Kapolres  Cilacap – AKBP Leganek Mawardi menjelaskan, bahwa penutupan ini merupakan hasil koordinasi bersama berbagai pihak terkait, yakni guna melancarkan proses evakuasi korban maupun kapal Pengayoman IV.

Terkait dugaan adanya faktor kelalaian maupun minimnya alat safety, Kapolres menegaskan saat ini semua masih terfokus pada upaya pengamanan, penyelamatan dan evakuasi.

“Kita sudah koordinasi dengan GM Pelindo maupun KSOP serta Navigasi, untuk pelabuhan masih ditutup sampai kita menyatakan clear. Kemudian untuk titik yang rawan, kita juga akan memberikan suar sebagai tanda bagi kapal yang hendak melintas. Kita masih fokus pada pencarian korban serta berupaya agar trafic ini tetap lancar, kalau untuk pelampung tadi saya lihat ada,” ungkap Kapolres.

Senada dengan Kapolres, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S. Sos, mengatakan, bahwa kondisi angin dan arus di perairan Pulau Nusakambangan saat ini dalam kondisi yang cukup kencang. Bahkan hal ini dapat berpotensi membuat kapal maupun kendaraaan yang tenggelam bergeser dari titik kordinat awal. Dengan demikian alur pelayaran menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan.

“Lanal Cilacap bersama Basarnas, TNI- POLRI serta stakeholder maupun unsur lainya nanti juga melakukan upaya penyelaman guna memastikan titik keberadaan dua tronton maupun kendaraan lainya. Kemudian setelah diketahui titik posisinya, nanti akan kita beri tanda. Kalau nanti tronton ada di posisi tengah, akan kami tarik ke pinggir agar tidak mengganggu arus pelayaran. Terutama bagi kapal yang biasa bongkar muat di pelabuhan pelindo. Ada sekitar 20 orang personel yang diterjunkan untuk menyelam dan kami lakukan secara bergantian,” tegas Danlanal Cilacap.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *