Gandeng PMI Kabupaten Cilacap, Satgas Kecamatan Cilacap Tengah Adakan Donor Plasma Konvalesen

CILACAP – Dalam rangka mendukung PPKM darurat “Zerokan Zona Merahmu”, Satgas Penanganan Covid – 19 Kecamatan Cilacap Tengah, bekerjasama dengan PMI Kecamatan dan PMI Kabupaten Cilacap, menggelar Donor Plasma Konvalesen Khusus untuk penyitas Covid – 19. Senin (9/8/21) bertempat di Pendopo Kecamatan Cilacap Tengah, Jl. Kalimantan Cilacap.

Petugas pelaksana PMI Kabupaten Cilacap – Maryoto menjelaskan, kegiatan hari ini dikhususkan untuk screening dan pengambilan sample kepada 40 pendonor yang sudah mendaftar. Sedangkan bagi mereka yang di nyatakan lolos screening, pendonoran plasma konvalesen akan dilakukan di Markas PMI Kabupaten Cilacap, Jl. Urip Sumoharjo Cilacap.

“Ini baru pengambilan sampel, nanti nunggu, dan akan di beritahukan apabila masih bisa donor plasma konvalesen, silahkan donor plasma konvalesen, apabila tidak, silahkan donor biasa. Jadi dari 40 peserta, belum tentu lolos semua, yang bisa di sampling pun belum tentu bisa diambil darah plasma konvalesennya,” jelas Maryoto

Adapun sejumlah syarat menjadi pendonor plasma konvalesen, diantaranya Orang yang telah sembuh dari Covid-19 (minimal 14 hari) dan dibuktikan dengan hasil swab PCR negatif, Tidak memiliki riwayat penyakit komorbid/kronis, Bagi wanita belum pernah hamil, dan Berat badan minimal 55 kilogram.

“Itu adalah persyaratan umum untuk bisa di screening, tapi nanti setelah dinyatakan lolos, juga akan di cek lagi, HB nya harus memenuhi persyarakatan minimal 12,5, dan golongan darahnya harus jelas, soalnya kan nanti akan di berikan orang lain,” katanya.

Sementara, Camat Cilacap Tengah Bambang Wijoseno mengatakan, Kegiatan ini sebagai upaya kepedulian kepada masyarakat, yang terkadang kesulitan mencari donor plasma konvalesen.

“Dengan donor plasma konvalesen ini, diharapkan masing – masing PMI Kecamatan bisa mangadakan kegiatan seperti ini, agar ketersediaan donor plasma konvalesen di PMI bisa tercukupi, mudah – mudahan stok darah ada,sesuai dengan golongan darah yang di butuhkan, sehingga  penderita yang masih di rawat dan membutuhkan, tidak kebingungan lagi, ” kata Bambang.

Lebih lanjut, Pihaknya menyampaikan, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan donor plasma konvalesen ini, seperti penyitas yang tidak memenuhi syarat dan sudah hilangnya imun penyitas tersebut.

“Beberapa Penyitas yang kita hubungi, ternyata ibu – ibu sudah pernah melahirkan, kalau anak – anak diambil darahnya belum cukup usia, masih anak kecil, kemudian ada msayarakat yang imunya sudah tidak ada,” terangnya.

Bambang juga mengajak untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, agar bisa terbebas dari pandemi Covid – 19.

“Kita putus mata rantai Covid – 19 agar tidak menyebar, Indonesia Kuat, Indonesia Sehat, Mari Kita Hijaukan Zonamu,” pungkasnya.

Reporter : Intan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *