Gelombang Air Laut Cilacap Tinggi, BMKG Minta Masyarakat Tetap Waspada

CILACAP – Kondisi cuaca di Kabupaten Cilacap dalam beberapa hari kedepan diprediksi cukup baik. Yakni cerah berawan pada siang hari. Namun demikian pada dini hari diketahui berpotensi timbul hujan ringan. Adapun kondisi lainya diminta untuk tetap diwaspadai oleh masyarakat Cilacap.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap – Rendy Krisnawan mengatakan masyarakat perlu mencermati beberapa hal, khususnya  pada musim kemarau saat ini.

Yakni adanya angin timuran yang cukup tinggi mencapai 20 knot. Bahkan hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya gelombang air laut di Cilacap. Mulai dari 2,5 meter sampai 4 meter.

Pihaknya menghimbau, masyarakat khususnya unsur kemaritiman, nelayan dan lainya untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca di Cilacap ini.

“Ini harus diwaspadai bagi aktifitas maritim, karena bagaimanapun juga ketinggian gelombang air laut dapat membahayakan. Tidak hanya jenis kapal kecil namun juga lainya termasuk aktifitas pariwisata,” jelasnya.

Sementara itu, masa transisi kemarau ke penghujan diperkirakan terjadi pada akhir September mendatang. Pada masa transisi juga dikatakan ada potensi terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang, hingga adanya pembentukan awan Cumulonimbus (Cb).  

Jadi jika saat ini masih musim kemarau dan cenderung kecepatan angin memang cukup tinggi, dan menyebabkan gelombang air laut mengalami peningkatan ketinggian. Tapi nanti akhir September kecepatan angin akan menurun tidak terlalu kencang. Ini karena adanya masa transisi musim kemarau ke penghujan,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *