Hari Lahir IGRA ke – 19, Ratusan Guru RA Ikuti Pelatihan Bimtek

CILACAP – Dalam rangka Hari Lahir IGRA (Ikatan Guru Raudlatul Athfal) ke – 19, Ratusan Guru RA se Kabupaten Cilacap mengikuti kegiatan Pelatihan Bimtek ‘Membangun Guru Tangguh Di Era Digital Menjadi Jantung Pemulihan Pendidikan Pasca Pandemi’, Senin (25/10/21) bertempat di Fave Hotel Cilacap.

Kegiatan diikuti oleh 217 peserta yang terbagi menjadi 3 kelas yakni kelas Bimtek KTI (Karya Tulis Ilmiah), Bimtek Cipta Media Pembelajaran Berbasis Digital, dan Bimtek Psikologis Tumbuh Kembang Anak Menangani Anak Hiperaktif. Ketua PD Ikatan Guru Raudlatul Athfal Kabupaten Cilacap, Nurchasanah mengatakan, tujuan dari pelatihan ini ialah untuk mengupgrade kemampuan adaptasi di era digitalisasi, dengan menyajikan modal – modal pembelajaran yang berbasis digital.

“Kami mengambil tiga tema ini karena untuk saat ini merupakan hal yang paling vital yang di butuhkan oleh para guru RA di Kabupaten Cilacap. Untuk yang Karya Tulis Ilmiah, ini untuk menjembatani para guru, karena selama ini dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah masih mengalami kendala. Untuk pembelajaran media berbasis digital, kami sebagai guru RA juga harus mengupgrade kemampuan kami agar bisa mengadaptasi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” kata Ketua IGRA.

Sementara untuk Psikologis Tumbuh Kembang Anak Menangani Anak Hiperaktif, menurutnya, dalam setiap tahunnya pihaknya selalu mendapati murid yang butuh perhatian khusus dari guru. “Harapan kami dengan di bekali ilmu yang di terima, nanti para guru bisa tau, bagaimana sih trik menghadapi anak – anak yang hiperaktif tersebut,” tambahnya.

Saat memberikan sambutan, Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Cilacap H. Imam Tobroni mengatakan Kegiatan ini untuk melatih para guru RA agar semakin kompeten memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pembelajaran.

“Pasca pandemi ini, guru – guru memang di tuntut tangguh mengatasi masalah dan situasi sehingga pembelajaran yang dilakukan kemarin sudah menggunakan pembelajaran daring. Sehingga jika nanti pandemi sudah usai ada pembelajaran itu bisa di lakukan kolaborasi antara daring dan luring, artinya pembelajaran daring jangan di tinggalkan begitu saja, karena kita memang sudah saatnya dan waktunya kita berada dalam era 4.0 ini, era dimana teknologi informasi sudah menjadi panglimanya, maka kegiatan belajar mengajar daring adalah menjadi tuntutan bagi kita, maka guru – guru RA dengan segala keterbatasannya kemarin sudah melakukan itu (pembelajaran daring), besok sudah semakin tangguh dan semakin mampu melakukannya,” Jelas Kepala Kemenag Cilacap.

Kegiatan pelatihan menghadirkan tiga narasumber, yakni DR. H. Muhsin Kalida Bimtek Karya Tulis Ilmiah, Muhammad Hhanif Bimtek media Pembelajaran Digital serta Desy Lisnayanti Bimtek Psikologi Tumbuh Anak.

(Berita/Intan/BercahayaFm)