Hari Pertama PPKM, 24 Pelanggar Terjaring Razia Prokes Covid-19

CILACAP – Sebanyak 24 pelanggar protokol kesehatan ditindak di hari pertama berlakunya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, di Kabupaten Cilacap, Senin 11 Januari 2021.

Penindakan tersebut dilakukan petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap hingga Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap – Yuliaman Sutrisno mengatakan, pembatasan kegiatan masyarakat ini berlangsung selama dua pekan. Yakni mulai 11 – 25 Januari 2021. Hal tersebut menurutnya sesuai dengan hasil rapat tindak lanjut atas instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021.

Sementara itu terkait 24 orang pelanggar, kata dia,  dikenakan sanksi sesuai perda Nomor 5 Tahun 2020, pasal 6 huruf e angka 1 yang terjaring pada operasi masker. Kemudian berdasarkan hasil putusan sidang, 24 orang pelanggar tersebut terbukti bersalah. Yakni dengan rincian sanksi denda  sebesar Rp 24.00 dan Biaya Perkara  Rp 1000. Sehingga jika diakumulasikan, total denda yang diperoleh Pemkab Cilacap melalui persidangan tersebut,  mencapai RP 600.000 dan langsung di setorkan ke Kas Daerah.

“Saat ini penindakan kita masih berdasarkan yang Yustisi, baru pada mereka pelanggaran kedisiplinan yang kedapatan tidak menggunakan masker. Kedepannya penindakan akan dilakukan kepada pelaku pelanggaran baik individu, badan usaha, maupun sekelompok orang dengan denda maksimal senilai 50 juta dan kurungan paling lama 3 bulan,” tegas Yuliaman.

Kondisi grafik Covid-19 di Cilacap yang masih cukup tinggi, kata Yuliaman,  menjadikan tim satgas Covid-19  bertekad untuk terus mengintensifkan razia serupa. Yakni digelar disejumlah titik fokus maupun wilayah se Kabupaten Cilacap.

“Patroli maupun sosialisasi prokes akan kami lakukan tiga kali dalam sehari, diantaranya dengan menyasar pelaku usaha, pertokoan, cafe, resto, PKL, objek wisata, maupun tempat keramaian lainnya,” jelasnya.

Yuliaman menghimbau, seluruh pihak dapat disiplin serta mematuhi kebijakan dari Pemkab Cilacap maupun Pemerintah pusat. Salah satunya dengan melakukan protokol kesehatan ketat.

“Yakni  langkah 3 M, Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Dengan demikian, diharapkan nantinya dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cilacap,” pungkasnya.

Adapun hingga saat ini, total kasus Covid-19 di Cilacap per 11 Januari 2021, ada sebanyak 4.635 kasus. Rinciannya 3.304 pasien sembuh, 1.203 kasus aktif saat ini dan 128 pasien meninggal.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *