Ikuti Promosi Pariwisata TMII 2021, Disporapar Tampilkan “Sirnaning Mamolo”

CILACAP – Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata mengikuti promosi Pariwisata di Taman Mini Indonesia Indah 2021 secara virtual melalui channel Youtube Badan Penghubung Jawa Tengah yang di tayangkan pada Minggu, (3/9/21).

Mengusung kesenian khas Cilacap dengan Banyumasan, pementasan ini menampilkan kolaborasi seni pewayangan wayang kulit oleh Ki Dalang Sugiyono  dan sendratari  Sanggar Sekar Kinasih dan Sanggar Ajisaka yang berjudul Sirnaning Memolo yang artinya hilangnya pagebluk atau wabah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy Wijayanto mengatakan kegiatan ini di harapkan dapat menunjang promosi wisata Kabupaten Cilacap yang lebih luas lagi, serta terus dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Pemkab Cilacap menyambut baik pelaksanaan promosi pariwisata dan kebudayaan di TMII 2021 ini yang di tayangkan secara virtual, oleh karena itu mengingat kegiatan ini sangat menunjang promosi wisata kabupaten cilacap lebih luas,” kata Tri Komara.

Kegiatan Promosi Pariwisata TMII 2021 ini juga sebagai wadah kreatifitas pelaku seni dan budaya yang ada di Kabupaten Cilacap agar mampu bersaing dan menarik wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Cilacap. Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan dan mendukung pelaku usaha ekonomi kreatif dalam bidang animasi film dan video, untuk dapat mengembangkan kreatifitasnya.

Dengan durasi 45 menit, pementasan tersebut bukan hanya menampilkan kesenian khas saja, namun juga menyisipkan keindahan wisata Cilacap dan sajian kuliner khas Cilacap. Lebih lanjut, Tri Komara mengatakan, bahwa pesan yang dapat di teladani dalam sendratari yang berjudul Sirnaning Memolo ini, dengan persatuan rakyat mendukung program pemerintah, dapat bersama – sama melawan pandemi Covid – 19.

“Gambaran dari tari ini adalah tentang penduduk pedesaan di Kabupaten Cilacap yang hidup dengang tenang, damai dan rukun.  Hingga sampai pada suatu ketika datanglah wabah penyakit yang menyebabkan terjadi penderitaan terhadap rakyatnya. Dengan pada suatu saat datang pertolongan Tuhan YME dan persatuan rakyat, wabah ini berhasil dan di hentikan,” jelasnya.

(Berita/Intan/Bercahayafm)