Jelang Duel Irene vs Dewa Kipas, Ini Kata Percasi Kabupaten Cilacap

Duel catur antara Grandmaster Wanita (WGM) Irene Kharisma Sukandar dan Dewa Kipas, yang menyedot perhatian karena kasusnya di Chess.com, akan berlangsung Senin hari ini, 22 Maret 2021.

Menanggapi fenomena ini, Percasi Kabupaten Cilacap melalui Sekertarisnya – Marhaban mengungkapkan,  Percasi lebih mengunggulkan Irene Kharisma dalam pertandingan melawan Dewa Kipas alias Dadang Subur. Pasalnya Irene  sejauh ini memiliki sederet torehan apik, diantaranya sebagai pemain catur profesional Indonesia yang bergelar Woman Grandmaster atau Grand Master Wanita. Pada tahun 2008, pecatur yang kini berusia 28 tahun itu juga pernah memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Wanita Pertama Indonesia yang bergelar Grand Master Wanita. FIDE rating-nya per Maret 2021 adalah 2413.

Selanjutnya Irene juga berhasil memenangi gelar Asian Women’s Chess Championship di Vietnam, peraih medali perak SEA Games 2003, bahkan membuatnya melaju ke Piala Dunia Wanita sekaligus  menjadi pecatur Indonesia pertama yang berhasil ke fase tersebut.

“Sebuah gelar yang tak mudah diraih semua orang, olehkarenanya hal ini membuat Irene jauh memiliki peluang menang karena berpengalaman sebagai pecatur profesional,” ungkapnya.

Sementara itu untuk lawannya yakni Dadang Subur atau Dewa Kipas diketahui viral usai mengalahkan GothamChess salah satu pecatur asal Amerika yang bergelar International Master (IM).

Disinggung soal kabar Percaturan di  Kabupaten Cilacap, Marchaban mengungkapkan, sejauh ini sudah cukup bagus dan mampu menyumbangkan sejumlah medali di ajang bergengsi. Hal itu merupakan salah satu bukti nyata dari keberhasilan regenerasi atlet muda asli Cilacap yang dibina oleh Percasi Kabupaten Cilacap.

Salah satunya Armenia Zendy asal Desa Bantarsari Kecamatan Bantarsari yang berhasil mengharumkan nama Cilacap dikancah Internasional pada 2019 lalu di Thailand. Dikatakan dalam kompetisi kelas junior kala itu Zendy mampu meraih medali perak dan menerima gelar Woman Candidate Master ( WCM).

“Alhamdulilah untuk atlet catur asal Kabupaten Cilacap sejauh ini progresnya cukup baik. Kita tau Zendy diusia mudanya mampu menyumbangkan berbagai piala maupun medali kejuaraan baik skala Nasional maupun International,” ungkapnya.

Armenia Zendy atlet Catur asli Kabupaten Cilacap yang berhasil menorehkan prestasinya di kancah Internasional.

Marchaban menambahkan, terlepas dari duel Irene dan Dewa Kipas, diharapkan kedepan prestasi percaturan di Indonesia khususnya di Kabupaten Cilacap semakin baik dan mampu terus berkembang. Terlebih di tahun ini sejumlah even sudah menanti, seperti kualifikasi Pra Porprov Jateng dan Pordulongmas 2021.

“Mudah – mudahan dengan ini semua, semakin menambah geliat percaturan di Indonesia semakin baik kedepannya. Selain itu diharapkan juga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir, sehingga even kejuaraan catur dapat kembali berjalan,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *