Jelang Libur Nataru Bupati Tekankan Kondusifitas Wilayah

Menghadapi perayaan Natal Tahun dan Tahun Baru 2020, semua pihak diminta menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Cilacap. Permintaan ini disampaikan Bupati Tato Suwarto Pamuji dalam Rakor Perangkat Daerah Lintas Sektoral akhir tahun 2019 yang berlangsung di Gedung Graha Pemuda Selasa pagi tadi.

Menurutnya, momen libur kali ini berbarengan dengan libur sekolah, sehingga diperkirakan bakal berpengaruh terhadap mobilisasi masyarakat yang akan melintasi wilayah Kabupaten Cilacap. Kendati tidak sepadat arus mudik Idul Fitri, namun faktor Keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintasi wilayah Kabupaten Cilacap harus menjadi perhatian utama.

Untuk mewujudkan hal tersebut,  dibutuhkan koordinasi antar pihak terkait dan semua elemen masyarakat secara kontinyu. Diantara yang perlu mendapat perhatian adalah kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang dinilai memiliki peranan penting sebagai jalur penghubung antar kecamatan, kabupaten maupun provinsi. Demikian pula keamanan sepanjang jalur dan perlintasan kereta api, stasiun maupun terminal bus yang harus mendapatkan perhatian. Pasalnya keamanan pada tempat-tempat tersebut akan sangat menentukan kondusifitas masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi darat.

Selain para camat, Bupati meminta para pimpinan perbankan untuk memperhatikan kesiapan dana dan pengamanan pada mesin ATM.  Sebab  kebutuhan masyarakat terhadap dana di akhir tahun akan meningkat.  

Bupati menambahkan, terkait bahan kebutuhan pokok masyarakat dipastikan stoknya mencukupi. Namun demikian, keamanan produk makanan yang akan dikonsumsi harus terjamin sesuai daya beli masyarakat. Sehingga  nantinya dapat meminimalisir persoalan yang ada di masyarakat menjelang sampai dengan selesainya perayaan Tahun Baru 2020.

Sementara terdapat hal lain yang dinilai perlu menjadi perhatian, yakni kewaspadaan terhadap daerah-daerah rawan bencana, terlebih Kabupaten Cilacap secara geografis, geologis, demografi maupun hidrologis juga termasuk wilayah yang sangat rentan dan rawan bencana.

“Hampir seluruh jenis bencana yang ada di Indonesia kecuali Gunung meletus terdapat di Kabupaten Cilacap. Untuk itu saya minta hal ini terus diwaspadai dan Saudara harus mengambil tindakan yang diperlukan secara cepat dan tepat, lakukan koordinasi dengan aparat terkait serta lapor segera kepada Bupati pada kesempatan pertama apabila terjadi bencana,” imbuhnya.

Seain itu Bupati turut menyatakan, memasuki penghujung tahun 2019 katanya harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakat di Kabupaten Cilacap.

“Untuk itu kesempatan ini, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Cilacap menyampaikan terima kasih kepada Unsur Pimpinan dan Anggota DPRD serta Anggota┬á Forkopimda yang telah bekerjasama dengan baik selama ini,” ungkapnya.

(Guruh)

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *