Kabupaten Cilacap Masih Kekurangan Pengawas dan Guru PAI

CILACAP – Kabupaten Cilacap saat ini masih kekurangan pengawas serta guru pendidikan agama islam. Bahkan satu orang pengawas bisa mengawasi 200 hingga 300 guru.

Hal itu disampaikan Direktur Pendidikan Agama Islam Kementrian RI, Drs. Amrullah saat menghadiri kegiatan Monitoring dan Bimbingan Manajemen Kepengawasan Pendidikan Agama Islam (PAI) Pada Pendidikan Usia Dini, Jum’at (17/12/21), yang bertempat di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Cilacap.

“Mereka para pengawas sungguh luar biasa dalam mengawasi para guru Pendidikan Agama Islam, karena memang kekurangan pengawas di kabupaten Cilacap. Ini memang perlu perhatian, tidak hanya kementrian agama tapi juga dari pemerintah daerah. karena menang mereka ini melakukan pekerjaan di sekolah umum, jadi harus ada kolaborasi antara kemenag dan pemda,” jelasnya.

Selain pengawas, kekurangan guru pendidikan agama islam juga terjadi di Kabupaten Cilacap. Amrullah mengatakan, ada dua hal yang perlu di pertimbangkan, yakni pengangkatan atau pemenuhan guru.

“Mana yang harus di prioritaskan, apakah pengangkatan atau pemenuhan dulu. Kalau pemenuhan bisa saja ada tenaga seperti uztad atau guru di pondok pesantren, yang sudah mempunyai ilmu cukup, bisa di tugaskan belajar di sekolah umum. Atau misalnya para mahasiswa di fakultas keguruan ilmu pendidikan yang ada rekomendasi dari dekan atau rektor misalnya kan bisa, mengajar di sana untuk pemenuhan, tapi kalau pengangkatan ini akan panjang,” kata Amrullah.

Sementara itu, Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Cilacap, Imam Tobroni mengatakan, bahwa kegiatan ini guna memberikan motivasi, semangat serta penguatan kepada para Pengawas Pendidikan Agama Islam, agar bisa melaksanakan tugas mereka dalam keterbatasannya tetapi punya semangat dan motivasi yang tinggi.

“Kegiatan ini juga sekaligus memantau kegiatan pelaksanaan pendidikan agama islam, di kabupaten Cilacap. Dimana PAI meliputi pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di TK, SD, SMP dan SMA termasuk SMK,” ujar Imam Tobroni.

Imam Tobroni menyebut, saat ini jumlah guru PAI di Kabupaten Cilacap baru sekitar 1.500an. “Dari jumlah tersebut masih kurang sekitar separo nya, terutama guru – guru di TK dan SD yang banyak pensiun,” katanya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari pengawas pendidikan agama islam kabupaten Cilacap, Eks Karesidenan Kedu dan Banyumas. (tan/bercahayafm)