Kebakaran, Rumah di Desa Karangpakis Rata Dengan Tanah

CILACAP – Kebakaran akibat korsleting listrik kembali terjadi di Kabupaten Cilacap. Kali ini menimpa salah satu rumah warga di Desa Karangpakis Kecamatan Nusawungu pada Selasa (07/12/21) sekitar pukul 00.30 WIB.

Rumah yang berukuran 8×12 meter tersebut ludes terbakar beserta seluruh isi rumah hingga rata dengan tanah. Bahkan pemilik rumah sampai pingsan setelah melihat rumahnya habis terbakar.

Pemilik rumah ialah Saminah warga RT 006 / RW 002 Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap yang merupakan istri pensiunan guru dan tinggal sendirian di rumah tersebut.

Kepala UPT Damkar Supriyadi mengatakan, menurut keterangan saksi mata, sekitar pukul 00.30 WIB, tetangga korban melihat percikan api dari rumah korban yang berada di area kontak listrik sekitar TV dan Kulkas.

“Saat tetangga korban melihat percikan api, sontak langsung mendobrak pintu rumah korban. Namun ternyata korban sedang menginap di rumah anakanya yang berada persis di sebelah utara rumah korban. Saat terbangun, korban kaget dan jatuh pingsan. Kemudian warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujarnya.

Sekitar pukul 01.10 WIB Pos Damkar Kroya sampai dilokasi dan langsung melakukan pemadaman dibantu oleh polsek Nusawungu, babinsa koramil Nusawungu dan warga sekitar lalu dilanjutkan pendinginan dan pendataan.

“Pukul 01.25 WIB api berhasil dipadamkan sampai padam dengan kondisi Rumah semi permanen yang sebagian besar kayu dan beratap asbes juga seng tidak bisa di selamatkan beserta perabotan dan isinya rata dengan tanah ,” jelas Supriyadi.

Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban mencapai Rp 100 juta rupiah, karena menghanguskan bangunan, surat – surat berharga seperti sertifikat tanah dan BPKB kendaraan, emas, uang senilai Rp 5 juta, kulkas, mesin jahit, baju hingga perabotan rumah tangga lainnya.

Supriyadi menghimbau kepada masyarakat apabila meninggalkan rumah untuk tidak menghidupkan peralatan elektronik yang memakan daya tinggi dan untuk melepas regulator tabung elpiji untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan, serta titipkan kepada warga untuk saling waspada. (tan/bercahayafm)