Maggot si Larva Lalat sebagai Alternatif dan Pelengkap Pelet Ikan

Sisa pelet yang mengkotori kolam dan harga pelet Ikan yang cenderung terus meningkat, mendorong masyarakat Kecamatan Cipari untuk mengembangkan budidaya Maggot sejenis larva lalat sebagai altenatif pakan ikan.

Sebagai sumber energi dan materi kehidupan dalam budi daya ikan, pakan mempunyai pengaruh penting terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Selama ini hampir sebagian besar peternak ikan masih mengandalkan pelet sebagai pakan ikan. Selain mudah didapat dan awet, proses pembuatannya relatif mudah, sehingga peternak dapat membuatnya sendiri. Namun sayang, pelet berbahan pengawet sehingga dapat mengakibatkan rusaknya lingkungan perairan. Pelet yang tidak termakan oleh ikan akan meninggalkan sisa dan menjadikan air keruh dan kotor. Menyikapi hal tersebut, Fasilitator Budidaya Maggot BSF Kecamatan Cipari Sutrisno memberikan alternatif pilihan bagi pembudidaya ikan maupun masyarakat setempat, dengan mengembangkan budidaya Maggot. Maggot alias belatung larva lalat Hermetia illucens ini selain sangat baik mengurai sampah, juga dapat sebagai pakan ikan. “jadi inovasinya pada pengurai sampah yang sangat baik dan sebagai pakan ikan,”jelas Sutrisno.

Salah seorang warga Cipari yang termotivasi melakukan budaya Maggot ini adalh Hubes Aziz. Menurut Hubes, set elah menggeluti budidaya Maggot ini, dirinya sudah memiliki pelanggan tersendiri dengan harga penjualan 10 ribu rupiah untuk maggot muda. Sedangkan Maggot Tua dihargai sampai 80 ribu rupiah perkilogram.

Menurut Hubes dalam membudidayakan Maggot, mulai telor sampai dengan menjadi balatung atau larva maggot setidaknya diperlukan waktu selama 1 bulan untuk dapat dijual ke pasaran. Maggot saat ini mulai banyak diminati para pembudidaya ikan sebagai pengganti maupun pelengkap pakan pelet yang selama ini digunakan. Selain kaya nutrisi, kandungan protein maggot mencapai 40%. Kadar ini lebih tinggi ketimbang nilai protein pelet buatan, sekitar 20 – 25% .Protein penting bagi kelangsungan hidup ikan, terutama untuk pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.(4ng2id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *