Manfaatkan Hajatan Warga, Tiga Penjudi Dibekuk

Perang terhadap penyakit masyarakat (pekat) khususnya perjudian terus dilancarkan jajaran Polres Cilacap. Kali ini Sat Reskrim mengamankan tiga orang penjudi yang memanfaatkan momen hajatan warga di daerah Kesugihan Cilacap. Dari penangkapan ini disita barang bukti berupa uang pasangan judi jenis koah yang mencapai sekitar Rp 8 juta.

Ketiga penjudi yang ditangkap adalah Saefuloh (40) warga Desa Karangkandri, Sutarwin (45) warga Desa Menganti Kesugihan dan Tusiyam (39) warga Desa Kuripan Kidul. Aksi perjudian jenis koah yang dilakukan ketiganya termasuk kategori judi besar karena nilai pemasangannya yang mencapai jutaan rupiah.

Sebenarnya ketiga tersangka ini ditangkap pada pertengahan Agustus lalu, kala itu mereka sedang berjudi di rumah seorang warga Desa Menganti bernama Warsiman yang sedang melangsungkan hajatan. Namun kasusnya baru digelar dihadapan media kemarin.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberantas pekat di wilayah Cilacap. Salah satunya pengungkapan kasus perjudian yang cukup marak terjadi” tutur Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto.


Katanya, ada kebiasaan buruk di masyarakat yang biasanya memanfaatkan momen hajatan warga untuk menggelar perjudian. Hal ini katanya tidak bisa dibiarkan karena mengganggu ketertiban masyarakat. Termasuk kasus ini pun terungkap berkat peran aktif masyarakat yang melaporkan kepada pihaknya.

“Makanya kami terus minta dukungan masyarakat untuk ikut memerangi kasus perjudian dan tindak pekat lainnya” pinta Kapolres.

Kini, Saefulon, Tusiyam dan Sutarwin harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun sesuai pasal 303 KUHP tentang perjudian. Sementara uang pasangan sekitar Rp 8 juta disita berikut barang bukti lainnya. (Ady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *