Mayday Cilacap, 3 Pilar Jadi Tuntutan Buruh

Ratusan buruh dari federasi serikat buruh migas Cilacap atau FSBMC menggelar aksi di Aula Sentul Waterpark, Rabu pagi tadi, untuk memperingati hari buruh internasional atau May Day. Salah satu tuntutannya adalah upah layak yang dinilai belum berpihak kepada kaum buruh. Selain itu mereka juga menyoroti sejumlah isu nasional lainya seperti penghapusan outsourcing dan menolak keberadaan Tenaga Kerja Asing atau TKA yang tidak memiliki skill dan dokumen kerja yang lengkap baik di Indonesia maupun di daerah.

Sedangkan untuk Cilacap sendiri, mereka menuntut tiga pilar. Yakni pembatasan usia pensiun kerja menjadi 56 tahun, tunjangan daerah dan tunjangan resiko kerja untuk seluruh buruh di Cilacap.

Ketua FSBMC, Paryono mengungkapkan, selama ini pembatasan usia pensiun belum dipenuhi perusahaan dalam hal ini Pertamina RU IV Cilacap, dan terkait tuntutanya mengenai tunjangan resiko kerja dinilai sudah pada koridor yang benar.

Buruh di Pertamina memiliki resiko kerja yang cukup besar, baik dari segi kecelakaan kerja maupun kesehatan para pekerjanya”, imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut Wabup Cilacap, Syamsul Aulia Rahman menyatakan dukunganya. Selain itu ia menargetkan mega proyek Aramco mendatang bakal didominasi tenaga kerja lokal Kabupaten CIlacap. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *