“Mlothas” Jadi Juara 1 Ajang Video Kreatif SAR Fondation & Tekani Tukoni 2020

CILACAP – Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap menjadi keprihatinan sejumlah pihak. Salah satunya Wakil Bupati Cilacap – Syamsul Aulia Rahman yang tergerak untuk membantu Pemkab dalam menggugah kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Namun demikian, kali ini cara yang digunakan cukup unik. Yakni dengan menyasar kaum milenia yang diajak untuk berpartisipasi serta berkreasi dalam ajang lomba Video Kreatif SAR Fondation & Tekani Tukoni 2020, Bersama Syamsul Aulia Rachman.

Wabup Cilacap – Syamsul Aulia Rachman mengungkapkan, bahwa dirinya mengapresiasi masyarakat Cilacap yang dinilai masih peduli terhadap kesehatan khusunya dimasa pandemi Covid-19. Hal tersebut menurutnya dapat dilihat dari animo peserta dan hasil video kreatif yang dibuat oleh generasi milenial di Cilacap.

“Lomba ini digagas saya bersama istri dengan maksud untuk membantu Pemkab Cilacap dalam mengedukasi masyarakat dalam hal pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Sejak dua bulan lalu di buka, animo masyarakat cukup tinggi ada puluhan hingga ratusan video yang kami terima,” jelas Syamsul Aulia Rahman.

Terkait pemenang lomba Video Kreatif SAR Fondation & Tekani Tukoni 2020,  Bersama Syamsul Aulia Rachman, pihaknya menjelaskan, berdasarkan hasil penilaian dari ratusan video kreatif yang diterima, video berjudul Mlothas produksi Yuli Misgiyati (Delia) bersama dengan warga Jl. Duku No 2A RT 05, RW 08, Kelurahan Tegalreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, dinyatakan menjadi yang terbaik dalam ajang lomba tersebut.

Syamsul mengatakan, dipilihnya Video Mlothas sebagai juara pertama, lantaran video tersebut berisi materi edukasi yang cukup baik kepada masyarakat. Diantaranya mengajak masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, menjalankan protokol kesehatan, serta menggugah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Bahkan terdapat poin penting yang menurutnya menjadi keunikan dalam video tersebut. Yakni dengan mengangkat kearifan lokal yang disajikan melalui bahasa ngapak Cilacapan,” imbuhnya.

Syamsul Aulia Rahman berharap, dengan adanya ajang tersebut dan video Mlothas, diharapakan dapat meningkatkan kreatifitas dari generasi milenial di Cilacap. Selain itu hal yang terpenting kedepannya masyarakat dapat lebih memahami pentingnya memahami kesehatan, serta menjalankan prokes Covid-19.

“Seperti kita ketahui milenia sekarang selama pandemi aktif dimedsos. Sehingga hal ini baik sekali jika dijadikan wadah untuk menularkan kepedulian terhadap sesama, khususnya melalui video yang berisi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memahami serta menerapkan prokes. Minimal hal yang sederhana seperti 3 M, Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan Menjaga jarak,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *