Mobil Siaga Desa, Jadi Solusi Alternatif Tekan Covid-19 di Desa Rawajaya

CILACAP – Kendati secara umum angka kasus Covid 19 sudah menurun, namun tetap dibutuhkan kewaspadaan dengan tidak mengendorkan disiplin protokol kesehatan. Sikap waspada dan disiplin prokes ini terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Kali ini melalui Kecamatan Bantarsari yang  semakin termotivasi untuk menekan kasus Covid, menyusul bertambahnya fasilitas baru untuk pelayanan Siaga Covid. Fasilitas yang dimaksud adalah satu unit mobil luxio yang dilengkapi dengan perlengkapan medis yang diterima oleh Pemdes Rawajaya, Bantarsari.

Fasilitas ini merupakan bantuan dalam bentuk program CSR (coorporate social responsibilty) dari PT Bank Mandiri Tbk kepada Pemdes Rawajaya untuk digunakan sebagai Mobil Siaga Desa.

Penyerahan CSR Bank Mandiri dilakukan oleh Area Head Bank Mandiri Purwokerto yang membawahi Banyumas Raya – Edi Hargiyanto kepada Kades Rawajaya – Martoyo.

Dikatakan, fasilitas ini untuk melayani kepentingan masyarakat seperti merujuk pasien ke rumah sakit atau fakes yang lain.

“Ini adalah bentuk dan respon Bank Mandiri dari proposal yang diajukan oleh Desa Rawaja ke pusat. Hanya teknisnya kami yang melaksanakan,” tutur Edi.

Sementara Camat Bantarsari – Hari Winarno menyampaikan apresiasinya atas perhatian Bank Mandiri yang sudah mewujudkan permohonan dari Pemdes Rawajaya. Menurut Hari, jika dihitung nilai unit kendaraannya sekitar 220 juta.

Selanjutnya dia meminta agar pihak desa segera membuat SK penanggungjawab untuk operasionalnya.

Yakni pada prinsipnya agar bisa dialokasikan melalui APBDes sehingga jika masyarakat membutuhkan layanan untuk rujuk ke fakes,  untuk driver, BBM termasuk pemeliharaan bisa dialokasikan dari APBDes.

“Dengan demikian fasilitas bantuan Bank Mandiri ini bisa dimanfaatkan sebagai layanan gratis untuk masyarakat,” kata Hari Winarno.

Dia berharap adanya fasilitas anyar ini, turut menjadikan pandemi di Kabupaten Cilacap tetangani secara optimal dan tentunya segera berakhir.

(Guruh)