Musim Panen, Produksi Hasil Tangkap Nelayan Cilacap Mencapai 47 Milyar

CILACAP – Produksi ikan hasil tangkap nelayan di 8 Tempaat Pelelangan Ikan atau TPI di Cilacap meningkat signifikan. Hal ini menyusul mulai munculnya berbagai komoditas ikan ekspor diperairan Cilacap dalam dua bulan terakhir. Seperti Udang, Ikan Layur, Tuna, dan lainnya.

Kendati demikian, jumlahnya ini masih dibawah 50 persen dari yang ditargetkan.

Ketua Umum KUD Minosaroyo Cilacap – Untung Jayaanto mengungkapan, adapun dari target 100 Miliar, kini jumlah perolehannya berdasarkan data dari KUD Minosaroyo Cilacap sudah mencapai sekitar 47 Miliar rupiah.

“Kita untuk produksi hasil tangkap ,sudah mencapai 47 Miliar dan ini cukup baik karena sebelumnya memang sempat paceklik atau minim sekali ikan yang muncul,” kata Untung Jayanto.

Diakui masih banyak nelayan Cilacap yang menjual ikan di luar daerah. Salah satunya adalah TPI Pangandaran. Hal ini disebabkan karena mereka melakukan aktivitas tangkap di wilayah luar Cilacap. Sehingga berdasarkan peraturan maupun data Amen melaut, harus menjual ikan di TPI setempat.

“Itu TPI yang di Pangandaran bisa cukup banyak karena memang diantaranya efek dari nelayan Cilacap yang melaut diwilayah mereka,” jelasnya.

Ditanya soal kondisi tempat pelelangan ikan di Cilacap ini, menurutnya sudah cukup baik dibandingkan tahun sebelumnya. Mulai dari sarpras yang mendukung dan sistem lelang yang baik. Kondisi ini turut diharapkan dapat menambah semangat nelayan untuk melaut dan menjual hasil tangkapnya ditempat  pelelangan.

“Kita optimis jika pada akhir tahun ini target dari produksi hasil tangkap ikan nelayan Cilacap, tembus mencapai 100 Miliar,” tandasnya.

(Guruh)