Panen Layur, Nelayan Serbu Cilacap

Ikan layur belakangan ini menjadi salah satu tangkapan primadona nelayan Cilacap. Sebab ikan bertubuh panjang ini menjadi salah satu komoditi ekspor hasil laut yang awal Desember ini mulai melimpah tangkapannya. Bahkan dalam beberapa hari terakhir banyak nelayan luar daerah yang eksodus ke Cilacap demi memburu layur.

Ketua HNSI Cilacap – Sarjono membenarkan jika ikan layur ini menjadi buruan utama para nelayan diwilayahnya. Harganya yang tinggi saat ini dibarengi dengan meningkatnya permintaan pasar, baik di pasar lokal maupun luar negeri.

“Lebih fokus ke Layur karena harganya bagus bisa sampai 30 ribu perkilogramnya,terlebih banyak permintaan dari buyer luar negeri sepertiMalaysia, Korea, Taiwan, semakin banyak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, keberadaan nelayan andon atau yang datang dari luar daerah sampai saat ini terpantau kondusif dan telah memenuhi prosedur perizinan. Diantaranya kartu Pas Kecil. Kendati diserbu nelayan luar daerah, tetapi tidak banyak berpengaruh pada hasil tangkapan nelayan Cilacap. Terbukti, hasil tangkapan nelayan Cilacap dalam sehari antara 5 sampai 10 ton ikan layur.

“Sampai saat ini tidak ada permasalahan karena wilayah tangkapnya masing – masing dan masih dalam ketaatan peraturan yang ada. Kalau penangkapan tidak ada batasan, semua tergantung nasib tiap nelayan saja,” imbuhnya.

Sarjono berharap, perolehan hasil tangkap para nelayan terus meningkat. Karena peningkatan ini akan mempengaruhi perekonomian keluarga nelayan di Cilacap. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *