Peduli Warga Binaan, Pertamina Kilang Cilacap Bantu Pembangunan Toilet Masjid Lapas Kembang Kuning, Nusakambangan

CILACAP – Pertamina Refinery Unit (RU) IV menyerahkan bantuan dana yang diperuntukkan bagi pembangunan fasilitas toilet di Masjid Al-Ikhlas, komplek Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kembang Kuning, Nusakambangan, pekan lalu. Penyerahan dilakukan oleh General Manager Pertamina RU IV, Joko Pranoto kepada Kepala Lapas Kembang Kuning, Unggul Widyo Saputro.

Unggul menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pertamina atas kepedulian pada aspek rohani warga binaan pemasyarakatan.

“Dukungan dari Pertamina RU IV Cilacap menunjukkan bahwa kami tidak sendiri dalam pembinaan napi di lapas, karena ada perusahaan besar seperti Pertamina yang terbukti selalu hadir memberikan kontribusi,” katanya.

Pihaknya berharap dengan pembangunan toilet masjid yang lebih representatif ini semakin meningkatkan semangat beribadah bagi warga binaan yang beragama Islam.

“Bisa dilihat secara langsung aktifitas di Masjid Al-Ikhlas tidak pernah sepi dari kegiatan kerohanian. Bantuan dari Pertamina untuk program lainnya di lapas ini, kami siap menerimanya,” ungkapnya.

Sementara Joko Pranoto menegaskan, Pertamina selalu berupaya untuk hadir guna membantu masyarakat atau pihak lain yang memang membutuhkan.

“Sepanjang itu digunakan untuk sebanyak-banyak kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat kami siap berkontribusi, seperti halnya pembangunan toilet masjid ini. Semoga menjadi keberkahan dan semangat para warga binaan dalam beribadah,” ujarnya.

Secara simbolis peletakan batu pertama toilet Masjid Al-Ikhlas dilakukan oleh GM Pertamina RU IV Cilacap, Joko Pranoto didampingi Kalapas Unggul dan koordinator dai se-Nusakambangan, K.H. Hasan Makarim. Turut hadir juga perwakilan jajaran manajemen RU IV Cilacap.

Dalam kesempatan itu GM Pertamina Kilang Cilacap beserta rombongan juga menyaksikan secara langsung beberapa sentra keterampilan yang melibatkan para napi Lapas Kembang Kuning. Diantaranya kerajinan ukir kayu, proses pembuatan batik, pembuatan keset dari kain bekas, pameran aneka kerajinan karya para napi hingga menikmati kesenian gamelan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *