Pemilu 2019 Dikerahkan 30 Ribu Personil TNI-Polri

Diperoleh infiormasi dari Polres cilacap saat Apel 3 Pilar Selasa 2 Oktober 2018. Sedikitnya 30 ribu aparat keamanan dari TNI dan Polri diterjunkan untuk pengamanan pelaksanaan Pemilu 2019 di Jawa Tengah, baik Pemilu Legislatif maupun Pilpres. Jumlah ini terdiri dari sekitar 9 ribu aparat TNI dan sebanyak 21 ribu personil Kepolisian dari berbagai unsur.

Jumlah aparat ini akan bertambah dua kali lipat jika digabungkan dengan unsur pengamanan dari Pemkab Cilacap, yang meliputi Satpol PP dan anggota Perlindungan Masyarakat alias Linmas. Jumlah ini dirasa ideal untuk pengamanan Pemilu di Jawa Tengah, mengingat indeks kerawanan pemilu di provinsi hanya dalam kategori menengah.

Panglima Kodam atau Pangdam 4 Diponegoro ‎Mayor Jenderal TNI Wuryanto saat berada di Cilacap dalam Apel 3 Pilar Selasa kemarin menegaskan, ribuan personil pengamanan ini menjadi bagian tak terpisahkan dengan keterlibatan unsur pemerintah desa, dalam hal ini para Kades.

Menurutnya, Kades – TNI dan Polri yang terbentuk dalam 3 pilar itu menjadi garda terdepan untuk mendeteksi kerawanan selama proses Pemilu.

Artinya, jika skenario ini berjalan, maka penyelesaian persoalan hanya cukup ditingkatan bawah saja. Namun demikian, puluhan ribuan aparat keamanan tetap bersiaga penuh untuk mengamankan Pemilu di Jawa tengah.

Seperti kami beritakan sebelumnya, pembentukan 3 Pilar yang terdiri dari TNI-Polri dan Kades ini dilakukan secara bergiliran di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Kapolda Jateng Irjen Polisi Chondro Kirono dan Pangdam 4 Diponegoro Mayor Jendral TNI Wuryantoro sendiri berjanji akan terjun langsung untuk memimpin apel 3 Pilar tersebut.(Ady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *