Pemuda Milenial Dituntut Menjadi Agen Pemersatu Bangsa

Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini diklaim menyerupai pisau bermata dua. Yaitu disatu sisi mampu memberikan kecepatan informasi dalam pengembangan sumber daya dan daya saing pembangunan, sementara disisi lainya dituding memiliki dampak negatif dengan informasi yang bersifat destruktif. Mulai dari Hoax, Hate Speech, pornografi, Narkoba, pergaulan bebas sampai radikalisme dan terorisme. Sehingga pemuda Indonesia diminta mampu menjadi generasi milenial yang memiliki karakter kuat dengan berlandaskan Pancasila. Demikian sambutan menteri pemuda dan olah raga yang dibacakan Wakil Bupati Cilacap, Samsul Aulia Rahman, pada upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke – 90, di Alun – alun Cilacap, Selasa (30/10).

Lebih lanjut, untuk mewujudkan pemuda Indonesia yang maju, revolusi mental menjadi salah satu hal penting yang harus dilakukan. Sehingga dengan terbentuknya generasi muda maju nantinya mampu mendorong Indonesia menjadi bangsa besar, tanpa adanya perpecahan antar suku, ras maupun golongan.

“Pemuda milenial sekarang harus mampu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa termakan berita hoax dan bersifat radikalisme, namun mereka harus menjadi agen – agen kebenaran dan bertindak sebagai pemersatu dilingkungan masyarakat,” tegasnya.

Samsul menambahkan, dalam peringatan sumpah pemuda ke – 90, pemuda khususnya di Cilacap diharapkan mampu meningkatkan kualitasnya sesuai perananya masing – masing untuk mendorong pembangunan khususnya ditingkat Kabupaten Cilacap. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *